Jemaah Terperangah Lihat Pak Pasha Berai-api Bahas Jihad di Mimbar

Sabtu, 26 Mei 2018 16:19

FAJAR.CO.ID — Jemaah Tarawih Masjid Almaidah, Jalan Ramba 1 Kelurahan Birobuli Selatan Palu, terperangah melihat aksi Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said alias Pasha, pada Kamis malam (24/5/2018).Bukan karena kepiawaiannya bernyanyi, tetapi karena kemampuannya berceramah di atas mimbar dan terlihat seperti mubalig ulung.Pasha hadir di masjid itu mewakili Wali Kota Palu dalam kunjungan tim silaturrahmi Ramadan Pemkot Palu. Di atas mimbar, Pasha sebenarnya membawa sambutan pemerintah. Namun dia juga menyampaikan pandangannya tentang prinsip jihad dalam ajaran Islam. Bicaranya pun berapi-api membuat jemaah terpengarah tak berkedip.Pasha mengutuk keras sejumlah aksi pengeboman mengatas namakan jihad di tanah air. Tak kalah dengan aksi panggung kala bernyanyi, Pasha pun sekali-sekali mengencangkan suaranya untuk memotivasi jamaah.“Bangsa Indonesia sedang diuji keimanan, ketaqwaan dan kesabarannya. Sebagaimana dalam pemberitaan tentang aksi yang saya anggap biadab. Mengambil langkah diluar dari ajaran agama. Pelaku membawa nama dan simbol islam yang harusnya dijaga bersama,”tegas Pasha dengan intonasi begitu tinggi.Dia mengangkat tiga isu utama dalam arahannya. Pertama soal jihad yang disalah artikan dalam islam, toleransi dan langkah Pemkot Palu memupuk kembali nilai toleransi, gotong royong dan kekeluargaan.Soal jihad, dia mengaku memang ilmunya terbatas. Tapi katanya, dalam sebuah riwayat, Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam melarang umatnya ikut berperang jika ada yang menyatakan tidak mampu. “Membawa anak untuk melakuan bom bersama ini tak rasional. Rasulullah saja saat berperang, alasannya jelas. Lelaki tidak boleh ikut berperang. Tapi ditanya dulu apakah siap atau tidak. Mampu atau tidak,”jelasnya.

Bagikan berita ini:
2
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar