Alasan Romy Menjabret Karena Terinspirasi

Minggu, 27 Mei 2018 - 20:00 WIB

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Bukannya mencari pekerjaan halal, di usianya yang masih muda, Rommy (22) malah terinspirasi untuk menjadi begal. Hal itu baru diakuinya ketika divonis hukuman 1,6 tahun saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, kemarin (25/5).

“Saya tidak punya kerja pak, karena banyak teman jadi begal, saya jadi ikutan lah dari pada saya tidak makan,” aku Rommy di hadapan Majelis Hakim.

Saat melakukan aksinya, Rommy memanfaatkan keadaan sepi untuk membegal 2 gadis muda saat berjalan di Jalan Yos Sudarso, depan Pelabuhan Malundung. Dengan modus berpura-pura bertanya arah jalan, Rommy pun langsung beraksi dan mengambil 1 unit handphone(HP) merek Sony Experia M5 milik korbannya bernama Juria.

“Pengakuannya terdakwa jalan di daerah itu memang untuk mencari korban, dan kebetulan ada 2 orang gadis di situ. Terdakwa pun menghampirinya, lalu mengambil HP yang saat itu dimainkan oleh korban dan langsung melarikan diri,” jelas Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ivan Situmorang SH.

Meskipun kejadian tersebut sudah dilaporkan oleh Juria ke Polres Tarakan, namun sulitnya melacak keberadaan Rommy, membuat pihak kepolisian menemukan jalan buntu. Hingga akhirnya Rommy berhasil dibekuk dan diamankan oleh pihak kepolisian karena terlihat sedang memposting barang curian tersebut di salah satu akun media sosial.

“Sempat dicari tapi tidak ditemukan. Namun terdakwa malah ditangkap setelah korbannya melihat adanya akun di jeraring medsos yang menjual HP miliknya,” imbuhnya.

Meskipun Ivan sendiri menuntut terdakwa agar dihukum selama 2 tahun penjara, namun adanya harapan Majelis Hakim yang ingin Rommy bisa berubah di usia muda, membuat Rommy hanya dihukum selama 1,6 tahun penjara, lebih ringan 6 bulan dari hukuman yang dituntut JPU.

“Sebenarnya saya menuntut terdakwa agar dihukum selama 2 tahun kurungan penjara, tapi karena Majelis Hakim memiliki pertimbangan sendiri, terdakwa hanya dihukum selama 1,6 tahun kurungan penjara saja,” lanjutnya lagi.

“Harapannya karena terdakwa masih sangat muda dan baru pertama kali melakukan tindak kejahatan, kita berharap terdakwa bisa berubah lah ketika selesai menjalani masa hukuman, apalagi masa depan terdakwa juga masih panjang,” tutupnya.(*/osa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.