Ribuan E-KTP Warga Sumsel Jatuh di Bogor, Mardani Ali Minta Diinvestigasi

Minggu, 27 Mei 2018 21:38

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera meminta dilakukan investigasi soal jatuhnya ribuan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di simpang Salabenda, Desa Parakansalak, Kecamatan Kemang, Kabupaten¬†Bogor pada, Sabtu (26/5) kemarin.Dikatakan Mardani, masalah jatuhnya E-KTP yang diisi dalam karung ini menimbulkan kecurigaan publik, lantaran masyarakat saat ini kesulitan mendapat E-KTP dan tiba-tiba ada ribuan E-KTP berserakan di jalan raya.”Ini teledor. Saat masyarakat banyak kesulitan dapat E-KTP, tiba-tiba ada ratusan E-KTP berserakan dijalan raya. Kemendagri perlu merapihkan SOP pengiriman E-KTP ini,” kata Mardani Ali Sera kepada FIN lewat pesan WhatsApp, Minggu (27/5).Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mencurigai ada rencana besar dibalik masalah ini. Pasalnya, keterangan yang disampaikan oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri bertolak belajang dengan prosedur pembuatan E-KTP. Mardani juga mencurigai E-KTP yang disebut apkir ini tidak dihancurkan, tapi malah di bawah hingga ke Bogor. Parahnya, E-KTP tersebut milik masyarakat Sumatera Selatan.”Sudah ada penjelasan dari Dirjen Dukcapil bahwa itu katanya E-KTP apkir. Tapi setahu saya alat perekam dan pencetaknya ada di Kelurahan atau kecamatan. Setahu saya juga, E-KTP itu beralamat Sumatera Selatan. Perlu diaudit bagaimana E-KTP apkir punya Sumsel adanya di Jabar. Bukankah kalau ada kesalahan mestinya dihancurkan di tempat. Untuk apa E-KTP apkir dikumpulkan?,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
3
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar