Jerat Kepala BPKAD Makassar, Delapan Jaksa Bakal Kawal Sidang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pengadaan Alat Tulis Kantor dan Uang Makan Minum (Mamin) Pegawai dilingkup Pemkot Makassar ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Kasus korupsi tersebut menjerat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Erwin Syarifuddin Haiyya. Dalam perkara ini Erwin Haiyya diduga telah melakukan order fiktif dengan tujuan pribadi, dimana akibat perbuatan tersangka. Negara mengalami kerugian hingga Rp300 juta.

Berkas Erwin Syarifuddin Haiyya, yang saat ini telah berstatus sebagai terdakwa, pasca di tahap dua pada Jumat (25/5/2018) kemarin. Akan memasuki babak baru, yakni akan menjalani tahap persidangan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Penanganan perkara ini, sekitar 8 orang tim JPU telah ditunjuk untuk mengawal sidang perkara tersebut. Bahkan JPU telah menyusun Rencana Dakwaan (Rendak) perkara tersebut setelah berkas perkara tersebut dinyatakan lengkap (P-21).

"JPU telah siap melimpahkan perkara tersebut, ke pengadilan Tipikor," tukas Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulsel, Salahuddin, Selasa (29/5).

Hanya saja menurut Salahuddin, JPU masih akan melakukan koordinasi dengan pihak pengadilan, untuk memastikan jadwal serta rencana pelimpahan perkara tersebut.

Rencana JPU masih akan melakukan pengecekan ke pihak pengadilan, terkait kesiapan pihak pengadilan untuk menerima pelimpahan berkas perkara tersebut."Karena jangan sampai jadwalnya berubah, apalagi ini banyak hari libur," pungkasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...