Pengemis Musiman Mulai Bermunculan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN   –  Memasuki Ramadan, sejumlah pengamen marak beroperasi di kawasan kuliner Kota Minyak. Terutama kuliner yang berada di bahu-bahu jalan protokol pada malam hari. Meskipun suara pas-pasan namun para pengamen ini tetap percaya diri (pede) membawakan lantunan lagu-lagu diiringi gitar.

Para pengamen ini diduga sebelumnya seorang pengemis. Selain mengamen di kawasan-kawasan kuliner ada juga yang mengamen dari rumah ke rumah. Para pengamen ini sebagian besar berusia muda

“Sekarang ini banyak bermunculan pengamen berkeliling ke rumah warga meskipun suaranya pas-pasan,” ujar  Irwin warga Prapatan kepada Balikpapan Pos, kemarin.

Ia menuturkan, munculnya pengamen-pengamen keliling ini menjadi fenomena baru di Kota Minyak. Pasalnya, semakin banyak bermunculan di setiap warung makan.

“Pengamen ini semakin banyak muncul di warung-warung makan,” terangnya.

Memasuki bulan Ramadan para pengamen ini semakin ramai. Setiap tahun, suasana bulan Ramadan, kerap dimanfaatkan para pengamen maraup rezeki.

Para pengamen ini semakin sering terlihat di tempat-tempat keramaian.

Para pengamen ini bersifat musiman, seperti saat bulan Ramadan dimana umat muslim berlomba-lomba bersedekah sehingga sering dimanfaatkan para pengamen.

“Ada aja pengamen yang sembarangan nyanyi yang penting dapat duit,” terang Rahmad warga Telaga Sari.Ia berharap para pengamen ini disiapkan wadah khusus oleh pemkot sehingga mereka tidak berkeliaran di tempat-tempat umum.

“Bisa saja para pengamen yang suaranya bagus dan pintar memainkan alat musik tampil di cafe-cafe resmi sehingga menambah penghasil,” harapnya.(vie)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar