Judi Togel Bikin Oknum PNS ini Masuk Bui Dua Kali

Kamis, 31 Mei 2018 - 23:01 WIB

FAJAR.CO.ID- Pria 52 tahun ini tampaknya tak bisa lepas dari bayang-bayang perjudian. Oknum aparatur sipil negara (ASN) bernama Antasari itu kembali mendekam di balik jeruji besi, dalam kasus perjudian. Sebelumnya, dia juga pernah ditahan dengan kasus serupa.

Antasari diringkus tim buru sergap (buser) Reskrim Polsek Sungai Pinang, Senin (28/5) sore. Namun, penangkapan Antasari baru dibeberkan polisi kemarin (29/5), setelah melewati serangkaian pemeriksaan.

Sosok Antasari tidak asing bagi polisi. Dia sudah pernah merasakan dinginnya lantai penjara atas vonis empat bulan kurungan. “Pekerjaannya jelas, herannya kok masih mau terlibat judi,” ujar Kapolsek Sungai Pinang Kompol Ervin Suryatna, saat dijumpai awak media kemarin.

Tersangka bertubuh kurus dengan alis tebal yang tinggal di Jalan Durian, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, itu terkejut ketika melihat empat pria bertubuh kekar mendatanginya dan membawanya ke markas polisi di Jalan DI Pandjaitan, Kecamatan Sungai Pinang.

Sebelum meringkus Antasari, polisi lebih dulu membekuk kaki dan tangannya, yakni Mariono (59), di Jalan Labu Hijau, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, tepat di kediamannya. Tak ingin merasakan jeruji besi seorang diri, dia pun “bernyanyi”.  “Saya kalau setoran ke dia (Antasari) Pak,” ujar pria berbadan gempal itu.

Ungkap Mariono, keterlibatan kasus judi jenis kupon putih atau toto gelap (togel), sudah digelutinya sejak beberapa bulan lalu. “Belum lama kok,” ungkapnya. Mariono bertugas sebagai pengecer, sedangkan Antasari mengumpulkan hasil setoran. “Ya bisa dikatakan bandar juga. Tapi yang jelas masih ada bos lagi di atas Antasari,” tambah perwira melati satu itu.

Diakui Mariono, dari tugasnya sebagai pengecer togel, keuntungannya mendapatkan upah 20 persen dari penjualan togel. Di kediaman Mariono, polisi menyita selembar rekapitulasi kupon putih, paito, handphone (HP), dan uang hasil penjualan Rp 1,8 juta.

Sementara dari kediaman Antasari, polisi juga menyita barang bukti, berupa laptop, dua HP, dan modem. “Keduanya bukan pemain baru,” ungkap Kompol Ervin Suryatna.

Penangkapan Antasari, oknum ASN golongan III di lingkup Pemprov Kaltim itu membuatnya meringkuk di balik teralis besi untuk ketiga kalinya. Mulai di Polresta Samarinda, Polsek Sungai Pinang, dan kembali di sel yang sama.

Ervin menegaskan, jajarannya masih ingin memburu tempat Antasari menyetor ke bos besar judi kupon putih tersebut. “Ini bukan sekadar mencoreng institusi, aktivitasnya sudah keterlaluan,” pungkasnya. (*/dra/kri/k8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.