Dinsos Tambah Pusing, Setelah Pengemis Sekarang Pemulung Bergerobak

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BANJARBARU – Belum tuntas permasalahan pengemis penyandang tunanetra, kini Dinas Sosial (Dinsos) Banjarbaru disibukkan dengan maraknya pemulung bergerobak yang setiap hari melintasi Jalan A Yani dan mangkal di pinggir jalan.Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banjarbaru Masjudin Noor mengaku kesulitan untuk menertibkan mereka. Sebab, sudah beberapa kali ditindak, tetap saja beroperasi di sekitar Jln A Yani.”Sering kami amankan dan dibawa ke rumah singgah untuk diberi pembinaan. Tapi setelah dilepas mereka kembali lagi,” katanya.Yang membuatnya jengkel, setiap kali diamankan, warga bergerobak tersebut malah marah-marah kepada petugas. “Mereka membentak-bentak kami, katanya kenapa kami diamankan? Memangnya bapak mau membiayai anak kami?,” ujar Masjudin menirukan.Lebih lanjut Masjudin menduga, para pemulung seringkali mangkal dan duduk di pinggir jalan, untuk mencari belas kasih dari para pengguna jalan. “Kalau memang jadi pemulung tidak mungkin duduk berlama-lama di pinggir jalan,” tambahnya.Ketika diinterogasi pun mereka mengaku turun mengemis lantaran tak punya pekerjaan lain. “Apalagi momen Ramadan seperti ini, semakin banyak yang memanfaatkannya untuk mengemis. Maka dari itu, kami mulai intens melakukan patroli,” ungkapnya.Dia menuturkan, jika ada ditemukan pengemis sedang mangkal di kawasan Banjarbaru. Pihaknya tak segan untuk membawanya. “Mereka akan kami bina di rumah singgah, maksimal selama tiga hari mereka diinapkan di sana. Setelah itu kami pulangkan,” ungkapnya.

  • Bagikan