Andi Asrul: Dukung Pemekaran Luwu Raya Berarti Dukung NH-Aziz

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, LUWU — Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan tahun ini menjadi momentum untuk memperjuangkan kembali pemekaran Luwu Raya menjadi provinsi. Hal itu diungkapkan politikus Partai Golkar mantan anggota DPRD Luwu Utara dan Luwu Timur, Andi Asrul Mappasabbi.Asrul yang pernah menjabat Ketua DPD PAN Lutim mengatakan, gubernur terpilih kelak menjadi harapan untuk mengupayakan rencana pemekaran ke tingkat pusat. Dari kandidat saat ini, dia menilai hanya Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar yang punya komitmen soal itu.“Pembentukan Luwu Rayad sudah diperjuangkan sejak tahun 1960-an. Kita mendukung pak NH-Aziz mewujudkannya, dalam artian mendukungnya menjadi gubernur,” kata Asrul saat menghadiri buka puasa bersama NH di desa Lampenai, kecamatan Wotu, Luwu Timur, Mniggu (3/6).Asrul menyampaikan bahwa para kandidat di Pilgub Sulsel punya kelebihan masing-masing. Namun belum ada yang dianggap serius memperjuangkan Luwu Raya seperti NH-Aziz. Dia pun meyakini bahwa masyarakat mendukung komitmen Luwu Raya pasti akan menjatuhkan pilihannya kepada pasangan tersebut.Menurut Asrul, pemekaran wilayah merupakan konsensus kedaerahan yang diperjuangkan sejak lama. Tidak ada alasan bagi masyarakat Luwu Raya untuk tidak mendukungnya. Maka Pilgub Sulsel jadi kesempatan memilih pemimpin yang serius memperjuangkan rencana tersebut.“Masyarakat Luwu Raya majemuk, banyak komponen, tapi pada dasarnya inginkan pemekaran provinsi. Karena itu NH-Aziz pilihan yang terbaik,” ujarnya.Pada berbagai kesempatan Nurdin Halid memang mengutarakan rencananya membantu percepatan pemekaran Luwu Raya. Pemekaran meliputi tiga kabupaten, yakni Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, serta satu kota, Palopo.

  • Bagikan