Bentrokan di Kawasan Perusahaan, Kepala Kompol Arifin dan Anggota Polres BKO Bocor

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PURUK CAHU – Bentrokan yang terjadi antara aparat keamanan dan warga di kawasan PT Indo Muro Kencana (IMK), Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (2/6) malam, mengakibatkan sejumlah orang terluka.

Sejumlah korban luka di antaranya Kabag Ops Polres Murung Raya Kompol Arifin dan satu orang anggota Polres Bartim yang di BKO, mengalami luka akibat terkena lemparan batu.

Selain itu, tiga balita yang terkena gas air mata diamankan di klinik PT IMK.

Informasi yang diperoleh Kalteng Pos Online, suasana di sekitar PT IMK mulai memanas sejak Sabtu sore. Sekitar pukul 16.00 WIB, ratusan warga mulai berkumpul di depan gerbang masuk IMK yang berlokasi di Kecamatan Tanah Siang Selatan.

Massa memaksa hendak masuk ke wilayah stok pile PT IMK dan Fit/Kolong Serojan 2 yang sudah dilakukan blasting dan clearing (pembersihan wilayah menggunakan alat berat).

Namun keinginan warga itu tidak diizinkan oleh pihak perusahaan.

Hingga sekitar pukul 18.00 WIB, aparat meminta warga untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

Namun, massa mulai bertindak anarkis dan mencoba mendobrak pagar.

Sekitar pukul 18.10 WIB, pagar berhasil dibobol oleh massa, namun dihadang oleh aparat gabungan TNI-Polri.

Masyarakat mulai melempar batu ke arah aparat pengamanan. Lalu pihak kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun kepolisian terkait bentrok yang terjadi. (nto)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...