Tiket Pesawat Penyumbang Inflasi Tertinggi di Sulsel, Kunjungan Wisman Justru Menurun

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawezi Selatan, merilis perkembangan indeks konsumen atau inflasi pada bulan Mei 2018 di kantor BPS Jalan H. Bau Makassar, (4/6/18).

Kepala Badan Pusat Statistik, Nursam Salam mengatakan bahwa pada bulan Mei 2018, Sulsel mengalami inflasi sebesar 0,37 persen. Inflasi tersebut dipicu dengan peningkatan pada kelompok pengeluaran, yaitu transportasi udara.

Inflasi transportasi udara, kata Nursam, meningkat karena harga transportasi udara atau pesawat udara yang tinggi.

“Bahkan dari 10 kelompok komoditi pengeluaran inflasi tertinggi pada harga tiket pesawat udara yang memberikan bobot 1,16 persen,”lanjut Nursam.

Disisi lain, sektor pariwisata atau kunjungan wisman mengalami penurunan mencapai 1.072 persen, dibanding Maret 2018 sebesar 1.099 persen.

“Pada bulan Mei ini memang sektor pariwisata mengalami penurunan, deflasi tersebut belum kita tahu faktor apa yang menyebabkan terjadinya deflasi. Namun, kontributor pariwisata paling besar itu dari Malaysia, indikator penurunan yang dimulai bulan lalu salah satu faktor mungkin dari negara asal wisman, tren wisman memang turun tapi sedikit,”jelas Nursam.

Meski demikian, inflasi di Sulsel tergolong tinggi bila dilihat secara nasional. Hal itu ditunjukkan dengan perbandingan tahun kalender dari bulan Mei 2017 sampai Mei 2018, Sulsel mengalami inflasi sebesar 4,17 persen, sementara nasional inflasi sebesar 3,23. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...