Ini Sebab Mahasiswa Unpatti Ambon Ancam Tutup Jembatan Merah Putih

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID -- Ribuan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendi­dikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon akan menggelar aksi protes kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang belum juga menye­lesaikan proyek ba­ngunan ruang kuliah yang merupakan program tukar guling penggunaan lahan untuk pembangunan jalan Jem­batan Merah Putih (JMP) di dalam kampus itu yang diperuntukan bagi FKIP. Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, aksi protes yang bakal dilakukan dengan menutup JMP ini dikarenakan lembaga itu menganggap pemerintah tidak serius memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan di Maluku. Bagaimana tidak, proyek bangunan perkuliahan untuk FKIP yang ditangani Dinas PU tersebut sudah berjalan tujuh tahun lebih tapi belum kelar juga. Ketua Jurusan MIPA FKIP Unpatti, Dr. Anderson Palinusa. M.Pd yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya rencana aksi protes terkait lambannya pembangunan gedung tersebut. “Kami menilai, sebagai stek holder yang punya tanggungjawab dalam meningkatkan mutu pendidikan di Maluku yang saat ini lagi terpuruk Pemprov Maluku tidak serius. Karena memang pembangunan infrastruktur adalah salah satu penunjang aktifitas pendidilan. Apalagi saat ini FKIP sangat membutuhkan bangunan baru, mengingat jumlah mahasiswa FKIP sangat banyak, dan setiap tahun terus bertambah. Bayangkan, setengah dari jumlah mahasiswa di Unpatti adalah mahasiswa FKIP. Jadi kita memang merencanakan akan menggelar aksi protes,” kata Dr. Anderson L Palinussa M.Pd, Ketua Jurusan Pendidikan MIPA FKIp kepada wartawan, Senin 4 Juni, di Ambon.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan