Jadi Sasaran Empuk, Polda Sulsel : Ada Kampus Disusupi Paham Radikalisme

0 Komentar

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel saat ini tengah memantau potensi merebaknya paham radikalisme di kampus-kampus. Sebab tidak dipungkiri, ada beberapa kampus di Sulsel yang diketahui telah tersusupi paham ini.

Hanya saja, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani masih enggan menyebutkan kampus tersebut. Namun dia memastikan, sejauh ini situasinya masih kondusif.”Nanti kami dari polda akan melakukan kunjungan dan silaturahmi ke sejumlah kampus,” ujarnya.

Menurut Dicky, polisi tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pencegahan. Butuh kerja sama serta dukungan dari berbagai pihak, seperti kampus, tokoh agama, pemerintah serta aparat hukum lainnya.

Upaya deteksi dini juga intens dilakukan polisi. Kepada para rektor diimbau untuk bekerja sama dalam mencegah masuknya paham radikal di kampus mereka.

Sebab, selama ini kampus menjadi sasaran paling empuk masuknya paham tersebut. Sementara aksi terorisme berkembang dari sikap-sikap radikal, sehingga kampus mesti berhati-hati. Harus memiliki daya tahan dan daya tangkal terhadap paham-paham radikalisme. Jika tidak, akan sangat berbahaya.

Mengantisipasi menyusupnya paham radikalisme di kampus, Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin mulai mengawasi kegiatan mahasiswa.

Humas dan Protokoler Unhas Ishaq Rahman, menegaskan isu masuknya paham radikalisme ke dalam kampus sudah lama berembus. Pihaknya sudah melakukan antisipasi dan pencegahan.

Bahkan Unhas, kata Ishaq, sudah lebih sistemik melakukan pengawasan kegiatan mahasiswa. “Dalam empat tahun terakhir ini kita sudah mengantisipasinya. Misalnya, dalam setiap penerimaan mahasiswa baru, kita undang BNPT untuk menyampaikan ke dosen dan mahasiswa seperti apa radikalisme itu. Ciri-cirinya seperti apa,” ujar Ishaq, Selasa (5/6).(bkm)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...