Sungguh Bejat, Kakek Uzur Cabuli Anak Yatim Kelas 3 SD

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — KS (57), warga Punggolaka, Kecamatan Puwatu, Kota Kendari, Sultra, kini berada dibalik jeruji besi. Kakek uzur tersebut diringkus aparat Polsek Mandonga terkait kasus pencabulan terhadap seorang anak yatim sebut saja Bunga (9) yang duduk dibangku kelas 3 SD.

Kapolsek Mandonga, AKP Kasman membenarkan hal tersebut. Dia membeberkan, kasus pencabulan ini terjadi 2017 lalu dan baru diketahuiorang tua korban sehingga langsung dilaporkan dan Jumat (1/5) dilakukan penangkapan.

Menunurut Kapolsek, antara korban dan pelaku tinggal berdekatan. Si nenek bejat tersebut kerap bersama dengan Bunga dan kuat dugaan langsung memanfaatkan situasi untuk menggarap korban.

Terungkapnya pencabulan tersebut memang sangat unik. Ini berawal dari surat cinta yang dikirim pelaku ke korban. Ibunya mendapati surat cinta itu kemudian memaksa sang anak menceritakan pa yang telah terjadi lalu semua terbonggar jika Bunga telah dicabuli.

“Bunyi surat yang ditemukan itu seperti ini. SAYA MENYAYANGIMU, MENCINTAIMU, AKU MENUNGGUMU SAYANG,” ujar Kapolsek, membacakan surat tersebut kepada Kendari Pos, Senin (4/6/2018) di ruang kerjannya.

Kapolsek Mandonga, AKP Kasman, memperlihatkan bukti surat cinta yang ditulis pelaku.

Pengganti AKP Adri Setyawan menjelaskan kasus ini masih dikembangkan untuk mengetahui dimana saja terjadi aksi pencabulan dan sudah berapa kali dilakukan. Namun untuk sementara, dari keterangan pelaku, korban dan saksi-saksi, lanjut Kapolsek, semua sudah sinkron. ”Bahwa, memang telah terjadi pencabulan,” katanya

Atas kasus ini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, sesuai dengan dua alat bukti yang sah. KS saat ini ditahan di Polsek Mandonga.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kaket tersebut menjerat pelaku dengan UU PPA pasal 81 ayat 1 dan ayat 2 ttg no 17 tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti UU no 1 tahun 2016, perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 ttg PPA menjadi UU, ancaman 15 tahun penjara. (ade)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...