Mudik dari Tolitoli ke Pangkep, Sopir Tidur, Sekeluarga Terjun ke Sungai

Jumat, 8 Juni 2018 12:25

FAJAR.CO.ID — Duka menyelimuti keluarga korban lakalantas, saat jenazah Sinta Yahya (39) tiba di rumah duka di Kampung Salebbo, Kelurahan Salebbo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulsel, sekitar pukul 17.20 Wita, Kamis (7/6).Mereka tak bisa menahan tangis kala dua mobil ambulans yang mengangkut jenazah, masing-masing almarhumah Sinta Yahya dan sepupunya almarhum Aminuddin.Kedua kendaraan tersebut langsung berhenti di rumah Yahya Dg Sija, orang tua Sinta. Tidak lama kemudian, satu mobil ambulans mengantar jenazah Aminuddin ke rumah orang tuanya di Jalan Flamboyan, Kota Pangkajene.Yahya Dg Sija (78) tampak tegar saat diwawancarai. Ia menceritakan, kabar duka diterima melalui telepon dari salah seorang teman kerabatnya bernama Syarifuddin, anggota kepolisian yang bertugas di Majene. Yang menerima telepon adalah Nuraeni, istri Yahya.“Istri saya itu sempat beberapa kali pingsan menerima kabar jika anaknya sekeluarga kecelakaan di Majene. Sinta bersama suami dan anak-anaknya mau pulang lebaran dan bermaksud mendaftarkan anak pertamanya di salah satu SMA di Pangkep,” tutur Dg Sija.Diakui, Sinta jarang pulang karena mengajar di Sulawesi Tengah. Apalagi suaminya warga asli di sana.Sinta merupakan anak kedua dari pasangan Yahya dan Nuraeni. Ia menyampaikan dirinya hendak pulang ke Pangkep. Sepupunya, Aminuddin janjian untuk pulang sama-sama. Saat kecelakaan, Aminuddin yang mengemudikan mobil.Kecelakaan tunggal yang disebabkan out control ini dan menimpa satu keluarga ini terjadi, Kamis (7/6) sekitar jam 07.45 Wita. Lokasinya di jalan poros Majene-Mamuju. Tepatnya di Dusun Pallang-pallang, Desa Tallu Banua, Kecamatan Sendana Kabupaten Majene, Sulbar.

Komentar