Polisi Kantongi Calon Tersangka SPPD Fiktif Pemkot Ambon

  • Bagikan
ILUSTRASI
FAJAR.CO.ID -- Kepolisian Resor (Polres) Pulau Ambon dan Pp Lease akhir­nya menaikkan status kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Fiktif tahun 2011 dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Jika polisi meningkatkan persoalan ini ke tahap selanjutnya, maka dipastikan ada yang ditetapkan sebagai tersangka. SPPD Fiktif tersebut digelar di Direktorat Re­serse Kriminal Khusus (Ditres­krimsus) Polda Maluku. “Tadi (kemarin, red) kita gelar perkara SPPD Fiktif di Dit­res­krimsus). Setelah kita gelar, kita akhirnya meningkatkan ka­sus ini ke tahap pendidikan. Sudah ada calon-calon tersangka. SPPD Fiktif di dewan kota belum kami gelar perkara,” kata Kasat Reskrim Polres Ambon AKP R.E Adikusuma melalui Kepala Unit (Kanit) IV Tipikor Bripka M. Akipay Lessy, Jumat, 8 Juni. Dengan penyidikan, pihak-pihak yang awalnya diundang guna dimintai keterangan, tidak hadir, maka nantinya dipanggil paksa bila tak mengindahkan panggilan penyidik. Sementara disinggung mengenai dokumen yang dijanjikan Sekretaris Kota Ambon A.G. Latuheru untuk diserahkan ke penyidik, hingga sampai kini beliau belum berikan. Sedangkan Josias Aulele, hanya menyerahkan sebagian dokumen yang diperlukan penyidik. “Ini sudah penyidikan jadi kita akan panggil paksa bila surat panggilan yang kita layangkan tak dipenuhi. Sekkot belum berikan dokumen, untuk Josias Aulele baru serahkan Surat Perintahkan Pengeluaran dan Surat Perintah Membayar, yang lain belum, “ jelasnya. (AAN)  
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan