Empat Hari Hilang di Laut, Saat Ditemukan Sebagian Tubuh sudah Hancur

Minggu, 10 Juni 2018 - 15:03 WIB

FAJAR.CO.ID, BONTANG – Pencarian terhadap Abdul Rahman alias Beddu (36), warga Kampung Selambai, Kelurahan Loktuan, yang terjatuh dari bagang di perairan Selambai dengan titik koordinat PD PSS º9’41.8104” E 117º32’10.572”, membuahkan hasil di hari keempat. Korban ditemukan tim gabungan yang dikomandoi Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dalam kondisi tak bernyawa dan mengenaskan di perairan Pantai Teluk Lombok, Kutim.

Kepala BPBD Ahmad Yani melalui Koordinator Lapangan (Korlap) proses evakuasi Arisa mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 09.30 Wita. Keadaannya terapung di permukaan air, dengan posisi tertelungkup dan kondisi tubuh yang mulai terjadi proses pembusukan.

“Korban menggunakan baju oranye dan celana jin setengah lutut,” kata Arisa saat ditemui Bontang Post usai melakukan proses evakuasi korban, Sabtu (9/6) kemarin.

Tak hanya itu, beberapa bagian tubuh korban juga mulai hancur. Seperti pada bagian telinga, bibir, perut, bahkan sebagian kulit kepala mulai terkelupas.

Dikatakan Arisa, proses evakuasi sedikit mengalami kendala mengingat tim menggunakan armada besar. Lantas, ia mencoba berkoordinasi dengan tim Basarnas Kutim yang menuju lokasi dengan menggunakan perahu karet. “Kami tunggu mereka, selanjutnya bersama-sama melakukan proses evakuasi,” tuturnya.

Tim memulai pencarian pada pukul 07.30 Wita dari pangkalan di Bontang Kuala. Mengingat jarak tempuh lebih dekat dibandingkan berangkat dari pangkalan lainnya.

Sementara itu motoris BPBD Bontang Syamsuddin memaparkan, tim melanjutkan pencarian pada blok area yang sudah dipetakan. Berdasarkan titik terakhir di hari sebelumnya, tim menuju ke arah utara sejauh 27 kilometer.  Tepatnya 5 mil dari Pantai Teluk Lombok, Kutim. “Kami menemukan korban dengan mengikuti pertemuan arus air laut,” kata Syamsuddin.

Pada hari sebelumnya, sebenarnya tim sudah mendekati titik korban berada. Namun akibat terkendala cuaca dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), tim memutuskan untuk kembali dan melanjutkan proses pencarian pada hari ini (kemarin, Red.).

Sebelumnya diberitakan, Beddu dilaporkan hilang pada Rabu (6/6) lalu. Paman korban yang juga bernama Abdul Rahman mendapat informasi dari kakak korban. Katanya, sekira pukul 04.00 Wita Rabu lalu korban menggoreng ikan di bagang, usai makan sahur, tiba-tiba korban terjatuh ke laut. Anak Buah Kapal (ABK) Bagang Putra Raja sempat melakukan upaya pertolongan, namun Beddu langsung menghilang di laut. (ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.