Ratusan Terbunuh, Belasan Ribu Terluka, Palestina Minta DK PBB Tegas

FAJAR.CO.ID -- Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, meminta Majelis Umum PBB untuk melakukan penyelidikan atas meningkatnya serangan mematikan di Jalur Gaza.

Riyad Mansour menuntut badan dunia memastikan perlindungan rakyat Palestina.

Riyad Mansour mengatakan selama konferensi pers di New York pada hari Jumat waktu setempat bahwa ia berhasil menarik dukungan untuk resolusi seperti itu dari "mayoritas anggota" di Dewan Keamanan. “Kami bertekad untuk memiliki dukungan yang lebih besar di Majelis Umum. Dan kita tidak akan menyerah sampai perlindungan diberikan,” kata Riyad di Press TV.

Pernyataan Mansour datang beberapa jam setelah tentara Israel menembak mati empat demonstran Palestina yang tidak bersenjata di sepanjang perbatasan antara daerah kumuh dan wilayah pendudukan yang diblokade. Lebih dari 600 lainnya juga terluka dalam insiden mematikan itu.

Ini adalah Jumat ke-11 berturut-turut di mana ribuan warga Palestina melakukan protes di pagar perbatasan sejak "Great March of Return" dimulai di Jalur Gaza pada 30 Maret. Lebih dari 120 demonstran Palestina telah tewas dan sekitar 13 ribu lainnya terluka oleh pasukan Israel, terutama penembak jitu.

“Apa yang terjadi hari ini dengan alasan membunuh lebih banyak warga sipil Palestina, melukai lebih banyak dari mereka, merupakan bukti mendesak dan perlunya disediakan perlindungan. Dan saya katakan kami tidak akan menyerah dalam mencari cara untuk memberikan perlindungan bagi penduduk sipil, karena itu adalah tugas kami,” tambah Mansour.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...