Tebas Tangan Korban Dengan Parang, Topan Diciduk Pas Pulang Kampung

Selasa, 12 Juni 2018 - 13:18 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sophan alias Topan (24), tidak dapat berbuat apa-apa lagi setelah diamankan polisi dirumahnya sendiri di Jalan Urip Sumohardjo Makassar, Selasa (12/6/18) dini hari.

Warga Jalan Urip Sumohardjo ini menjadi daftar pencarian orang (DPO) lantaran kasus penganiayaan  selama beberapa bulan.

Diketahui, pelaku Topan terjerat kasus penganiayaan terhadap anak dibawah umur. Dimana pelaku menebas tangan korban dengan parang.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan berawal dari patroli antisipasi kegiatan sahur on the road. Namun, keberadaan pelaku diketahui ketika salah seorang anggota unit Resmob Polsek Panakkukang mendapat informasi tentang pelaku.

“Dari informasi yang didapatkan anggota, DPO pelaku penganiayaan ini telah pulang ke rumahnya. Selanjutnya anggota langsung menuju rumah pelaku dan melakukan penangkapan serta penggeledahan,”kata Ananda, Selasa (12/6/18).

Saat dilakukan interogasi, pelaku mengakui melakukan tindakan penganiayaan terhadap anak dibawah umur dalam keadaan mabuk, sehingga pelaku menebas tangan kiri korban.

“Setelah kejadian tersebut, pelaku melarikan diri ke Kabupaten Maros, dan membuang barang bukti sebuah parang yang digunakan pelaku di sungai di Maros,”jelas Ananda.

Sementara itu, atas tindakan penganiayaan tersebut, pelaku diamankan dan diproses di Mako Polsek Panakkukang.(sul/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.