Harga Pangan Masih Stabil – FAJAR –
Daerah

Harga Pangan Masih Stabil

FAJAR.CO.ID, TANJUNG SELOR – Jelang Idul Fitri, kebutuhan masyarakat mengalami peningkatan yang cukup signifikan, terutama kebutuhan pangan. Memastikan tidak ada permainan harga, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara terus melakukan pengawasan.

Kepala DPKP Kaltara, Andi Santiaji mengatakan, saat ini harga pangan di lima kabupaten kota di Kaltara masih stabil. Kondisi ini tentunya terus dipertahankan agar tidak terjadi lonjakan harga. “Sampai saat ini masih stabil. Tidak ada lonjakan harga yang terjadi di lima kabupaten kota di Kaltara,” ujarnya, kepada Radar Kaltara.

Dijelaskannya, pantauan dari Satgas Pangan hingga saat ini belum menerima laporan terkait adanya kenaikan harga. Bahkan, dari pantauan langsung yang dilakukan, harga pangan masih stabil. Menurutnya, kebutuhan akan daging segar dipastikan meningkat.

Sebelum memastikan stok aman, ia bersama Satgas Pangan dari Polda Kaltara dan satgas yang dibentuk Disperindagkop Kaltara sejumlah instansi melakukan pengawasan di sejumlah pasar yang berada di Kaltara. Tentunya upaya ini sebagai langkah tidak adanya gejolak harga naik lantaran stok sangat minim.

“Jauh hari kita sudah melakukan pengawasan di ritel-ritel modern dan pasar tradisional. Sehingga, antisipasi permainan naiknya harga terus diawasi, baik dari satgas Pangan Polda Kaltara,” tegasnya.

Sedangkan, untuk stok pangan ia tidak meragukan lagi, karena puncak kebutuhan telah melewati. “Sebelumnya saya melakukan pantauan di Nunukan dan kemarin di Malinau mulai sembelih hewan. Semua masih stabil dan ini terus dipantau Satgas Pangan agar tetap stabil,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, DPKP Kaltara, Diana Risawaty menyampaikan, berdasarkan pantauan yang dilakukan pihaknya kebutuhan pangan di lima kabupaten kota di Kaltara dipastikan mencukupi hingga usai lebaran nanti.

Sehingga, menghadapi Idul Fitri mendatang pihaknya menyarankan tak perlu khawatir terkait stok. Sebab, kerja sama bersama Bulog untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seperti beras, gula hingga daging.

“Kalau untuk kebutuhan masih aman. Apalagi beras, informasi dari subdrive Bulog Tarakan stok beras saat ini untuk 7,5 bulan ke depan masih cukup. Karena, stok beras yang ada selain dari petani di Kaltara juga dipasok dari Sulawesi. Peran Bulog ini sangat membantu karena mampu menekan harga di pasaran,” pungkasnya. (akz/eza)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!