Pencopet Berkeliaran di Pelabuhan, BPSDM Perketat Pengawasan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bertambahnya jumlah penumpang pada arus mudik Lebaran mengakibat terjadinya saling berdesakan antara penumpang yang tiba dan penumpang yang akan berangkat. Tentunya hal tersebut bisa berakibat kehilangan barang berharga, seperti yang terjadi di pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar yang kehilangan dompet.

Mengantisipasi kejadian itu terulang kembali,  Kepala Badan Pengembangan SDM (BPSDM) Perhubungan RI, Ummiyatun Hayati Triastuti meminta kepada pihak pelabuhan agar lebih memperketat pengawasan terhadap penumpang, disamping tetap mensosialisasikan mengenai titik kumpul untuk penumpang kapal.

“Untuk insiden penumpang yang berdesakan agar petugasnya tetap melakukan sosialisasi dan menentukan titik kumpul dimana, sehingga dalam kondisi seperti ini kalau boleh ditambah jumlahnya personilnya, karena ini satu kesatuan tugas dari pemerintah tidak boleh kita sepelekan,”ujarnya Ummiyatun saat kunjungan di pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Selasa (12/6/18) malam.

Dikatakan Ummiyatun, kunjungan secara langsung terhadap posko mudik dilakukan atas perintah kementrian perhubungan. Guna memonitoring bentuk koordinasi yang terjadi pada angkutan lebaran.

“Selain kunjungan hari ini di pelabuhan, kita juga melakukan kunjungan di bandara dan terminal di Makassar seperti Mallengkeri. Kunjungan ini juga terkait masalah menajemen mengenai insiden penumpang salah satu kapal yang susah diatur, jadi saya memastikan supaya ada perbaikan,”terangnya.

Selama arus mudik, lanjut perempuan kelahiran Tanjung Karang ini, pihak perhubungan akan tetap melakukan pengawasan untuk posko mudik, baik di pelabuhan, Bandara, maupun terminal.

“Untuk arus mudik sendiri, sudah ada pihak perhubungan yang menjaga setiap hari selama angkutan lebaran, itu dari masa H-6 sampai H+15 dan itu ada di posko terminal pelabuhan ini, jadi mereka setiap malam ada di sini,”jelasnya.

Disisi lain, mantan Komisaris BUMN ini mengoreksi arus lalulintas memasuki pelabuhan yang belum tertata dengan rapi. Begitu juga dengan pedagang kaki lima yang berada di dalam pelabuhan.

“Pada prinsipnya ini juga kita lakukan agar masyarakat khususnya penumpang aman tertib dan lancar, dengan semua fasilitas yang kita siapkan sebelumnya saya kira cukup untuk dioptimalkan,”pungkasnya.(sul)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...