Cuti Lebaran, KPK Tetap Jalankan Tugas

Senin, 18 Juni 2018 16:56

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Meski memasuki hari libur Lebaran, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemberantasan korupsi tak berhenti. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, lembaga antirasuah ini akan tetap menjalankan tugas dan fungsinya selama cuti lebaran berlangsung.”Secara umum pegawai KPK cuti. Namun, tentu sejumlah pelaksanaan tugas tidak bisa berhenti meskipun di hari libur,” ungkap Febri kepada wartawan melalui pesan singkat, Senin (18/6)Menurut Febri, tim penindakan KPK tetap akan bekerja bila ada laporan dari masyarakat. Sama halnya dengan tim pengamanan rumah tahanan yang tetap berjaga selama cuti lebaran.”Kami pastikan fungsi penindakan KPK akan terus berjalan menindaklanjuti informasi dari masyarakat,” tukas Febri.Lembaga antikorupsi juga mengingatkan para penyelenggara negara tidak terlena menerima gratifikasi maupun suap yang berkaitan dengan jabatan mereka. “KPK tetap mengingatkan agar para penyelenggara negara tetap tidak melakukan korupsi seperti menerima suap atau gratifikasi meskipun di jadwal cuti bersama ini,” pungkasnya.Sebelumnya, jelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah Direktorat Gratifikasi KPK banyak menerima laporan penerimaan gratifikasi yang dilakukan pihak pegawai negeri atau penyelenggara. Peningkatan adanya laporan dugaan gratifikasi ini terjadi pada awal Januari hingga akhir Juni 2018 ini.Dari banyaknya laporan gratfikasi tersebut, terungkap total nilai gratifikasi tertinggi ditempati Presiden Jokowi dengan nilai Rp 58 miliar. “Kedua Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rp 40 miliar, ketiga pegawai Pemprov DKI Jakarta Rp 9,8 miliar, keempat Dirjen salah satu kementerian Rp 5,2 miliar dan kelima mantan Menteri ESDM Sudirman Said, Rp 3,9 miliar,” papar Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono, dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (4/6).

Bagikan berita ini:
9
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar