Posisi Berbalik, Barakka Diprediksi Menang Telak di Wajo

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pasangan Amran Mahmud-Amran SE (Pammase) yang sempat unggul di Pilkada Wajo pada awal tahun, kini diprediksi kalah telak dari rivalnya pasangan dr Baso Rahmanuddin-KH Anwar Sadat (Barakka) jelang hari pencoblosan.

Hasil riset Indeks Politica Indonesia (IPI) pada 28 Mei – 8 Juni kemarin, elektabilitas Barakka sudah jauh melampaui Pammase yang sempat unggul pada Desember 2017 sampai Januari 2018.

“Elektabilitas Barakka saat ini mencapai 55,3%, sementara Pammase 35,8% dan swingvoter tersisa 8,9%. Sementara popularitas dua pasangan ini masing-masing sudah di atas 90%,” kata Direktur Eksekutif IPI, Suwadi Idris Amir dalam konferensi persnya di Hotel Swiss-belinn Makassar, Rabu (20/6/2018).

Ia menjelaskan, pada riset IPI sebelumnya di bulan Desember 2017 dan Januari 2018, Pammase unggul telak atas Barakka dengan selisih 20 persen lebih. Namun dalam riset April 2018 lalu, Barakka mulai menyalip Pammase.

“Prestasi itu berlanjut sampai Juni, dimana posisi telah berbalik 180 derajat. Potret di lapangan menunjukkan bahwa Barakka telah berhasil membalikkan keadaan,” kata Suwadi.

Suwadi yakin dengan selisih elektabilitas yang hampir 20%, Barakka sudah bisa dipastikan bakal keluar sebagai pemenang. Apalagi strongvoter Barakka mencapai 48,7% sementara Pammase hanya 28,9%.

“Pammase butuh kerja ekstra untuk bisa membalikkan keadaan kembali, dan itu peluangnya sangat kecil mengingat waktu semakin sempit. Apalagi biasanya kandidat yang sebelumnya unggul lalu tertinggal, itu sulit merangkak naik kembali kecuali melakukan gerakan kampanye yang tiga kali lebih massif dari rivalnya,” imbuhnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani

Comment

Loading...