Ribuan Botol Miras Bermerek Dimusnahkan

FAJAR.CO.ID, NUNUKAN - Belasan ribu botol Minuman Keras (Miras) ilegal asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) gagal lolos. Aparat TNI menggagalkan percobaan penyelundupan tersebut.

Penyelundupan itu digagalkan oleh TNI AL khususnya Satgas GuspurlaKoarmada II bersama Tim 2ndFQR XIII dan Lanal Nunukan, pada Minggu (10/6) lalu.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II, Kolonel Laut (P) Erwin S. Aldhedharma, yang merilis hasil tangkapan tersebut di Mako Lanal Nunukan, ke sejumlah awak media.

"Kali ini, kita mengamankan salah satu kapal tujuan Berau, dari Malaysia, yang diduga membawa miras. Selain itu, sejumlah dokumen  kapal juga tidak dimiliki juragan. Untuk itu, langsung kita amankan," ungkap Erwin.

Kata Erwin, diamankannya kapal berbobot 52 Gt tersebut, berawal dari penyidikan yang dilakukan intelijen Pos AL Sei Pancang, Sebatik di mana terpantau oleh kamera long range, kapal tersebut bertolak dari pelabuhan besar Tawau, Malaysia, namun melalui jalur yang tidak biasa yakni jalur perairan pulau sipadan dan ligitan.

Dengan muatan penuh pada kapal, membuat kecurigaan personel berawal, karena jika melalui jalur tersebut, diduga bertujuan menghindari kapal perang TNI AL yang melakukan operasi di perairan ambalat.

"Dari kecurigaan tersebut, KRI Singa- 651 di sekitar perairan pulau Sipadan dan Ligitan di wilayah Indonesia, akhirnya memberhentikan kapal tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan juragan kapal tidak bisa menunjukkan sejumlah dokumen," kata Erwin.

Kapal tersebut, tidak memiliki Surat Perintah Berlayar (SPB), daftar manifest  muatan juga tidak ada. Selain itu, dokumen Anak Buah Kapal (ABK) juga tak ditemukan, personil nihil, bahkan surat izin trayek serta importir barang dan minuman yang dibawa juga tidak ada. Atas pelanggaran tersebut pun,  KRI Singa- 651 pun langsung menggiring kapal tersebut ke Mako Lanal Nunukan.

Kapal tersebut membawa sejumlah barang diantaranya ribuan belas botol miras. Kapal dinakhodai pria berinisial SY, bersama 4 orang ABK. Dari hasil pemeriksaan sementara, miras tersebut akan dibawa ke Berau, Kaltim. Sayang pemiliknya belum diketahui. Meski begitu, pihak Lanal Nunukan akan melakukan pendalaman dalam kasus ini.

Sejak kapal bersandar di Pelabuhan Lanal Nunukan, pemeriksaan juga telah dilakukan oleh anjing pelacak dari personel Satreskoba Polres Nunukan. Hasilnya, belum ditemukan adanya indikasi terkait narkoba. (raw/nri)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi M1


Comment

Loading...