Tak Bisa Berenang Tapi Nekat Loncat ke Laut, Lia Nyaris Koid

Rabu, 20 Juni 2018 - 12:05 WIB

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN  –  Libur Lebaran memang paling pas dihabiskan bersama sanak keluarga dengan berwisata ke pantai. Sehingga wajar bila sejumlah wisata pantai di Balikpapan dipadati pengunjung dari berbagai macam daerah. Namun siapa sangka, bila tak berhati-hati bisa berdampak buruk bagi warga ketika bermain di laut.

Pada Sabtu (16/6) lalu, seorang wanita lemas tak berdaya setelah terjatuh dari wahana banana boat di Pantai Manggar sekira pukul 16.00 Wita. Seorang wanita bernama Lia Anwar (28) yang tinggal di Jalan Markoni, RT 05, Nomor 63, ini tak sengaja terminun air laut akibat panik ketika perahu berbentuk pisang itu terbalik hingga menjatuhkan seluruh penumpang yang ada. Akibat terminum air laut yang banyak, korban langsung lemas. Tim Basarnas yang berpatroli saat itu langsung mengevakuasi korban.

“Korban lemas terminum air laut saat jatuh dari banana boat. Karena korban tak bisa berenang lalu panik, akhirnya terminum air,” kata Kasi Ops Basarnas Balikpapan, Octavianto.

Menurut Octa, saat itu sejatinya seluruh penumpang banana boat mengenakan life jacket untuk keselamatan mereka. Hanya saja meski menggunakan jaket keselamatan, korban yang panik karena tak bisa berenang ini kaget, hingga dirinya terminum air laut hingga lemas.

Tim yang melihat kejadian tersebut langsung bergegas merapat ke lokasi jatuhnya korban untuk membantu membalikkan banana boat serta mengevakuasi korban ke bibir pantai, guna mendapatkan perawatan medis. Beruntung tak ada luka serius bagi korban, hanya sesak napas dan masih trauma akibat panik yang dia rasakan.

“Semua menggunakan life jacket.Cuma si korban ini tidak bisa berenang, jadi memang kaget. Ya, saya lihat pas kita patroli dengan boat kami, ketika ada kejadian itu kita panggil anggota untuk melakukan evakuasi. Kami menuju ke tempat korban terapung, lalu kita evakuasi pinggir pantai, lakukan pertolongan pertama. Untuk luka tidak ada, hanya sesak napas dan panik,” pungkasnya.

Octavianto mengimbau kepada warga yang berlibur di kawasan pantai, khususnya yang beraktivitas di laut, baik yang naik banana boat maupun cuma berenang agar selalu berhati-hati. Utamakan keselamatan bagi sanak keluarganya yang berenang dan selalu tak lepas pengawasan, khususnya bagi buah hatinya.

“Yang penting utamakan keselamatan. Jangan jauh-jauh beraktivitas di pantai, apalagi bila tidak bisa berenang. Harus didampingi sama orangtua bagi anaknya yang berenang dan tidak lepas pengawasan,” tutupnya. (yad/yud/k1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.