Dugaan Kasus Anggaran Kecamatan, Polda Sulsel Periksa Danny Pomanto dan 24 Saksi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel melakukan pemeriksaan terhadap walikota Makassar, Muh Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto. Hasil penyidikan tersebut, Ditreskrimsus Polda Sulsel sudah memeriksa 24 saksi, salah satunya walikota Makassar.

“Jadi yang sudah diperiksa oleh penyidik ada lima orang camat, kemudian bendahara kecamatan, dan juga kasubag keuangan kecamatan. Dan juga ada satu anggota DPRD kota Makassar yang sudah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik, atas nama Abdul Wahab Tahir,”ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Kamis (21/6/18).

Pemeriksaan Danny sapaan akrabnya, terkait dugaan tindak pidana korupsi terhadap pelanggaran pemotongan anggaran dana sosialisasi penyuluhan lingkup SKPD dan kecamatan se Kota Makassar pada tahun 2017.

“Kapasitas beliau sebagai walikota Makassar diperiksa sebagai saksi terhadap permasalahan kasus ini, anggaran ini tahun 2017 dan nilainya masih sementara dihitung tim Krimsus,”lanjutnya.

Lebih lanjut, Dicky menjelaskan setiap kegiatan yang dilakukan kecamatan terdapat anggaran sosialisasi. Dimana anggaran sosialisasi tersebut dipotong sebesar 30 persen.

“Anggaran tersebut ada untuk setiap kecamatan, maka yang diperiksa kasubag keuangan dan bendahara kecamatan,”terang Dicky.

Untuk pemeriksaan lima anggota DPRD tersebut, kata Dicky, karena masalah anggaran tersebut adalah kewenangan anggota dewan. Namun pihak Polda Sulsel belum memastikan apabila anggota DPRD tersebut mendapat keuntungan dari anggaran tersebut.

Pemeriksaan Danny Pomanto didampingi langsung tujuh pengacara yang mengantarnya. Dimana ketujuh pengacara tersebut Ansar Makkuasa, Yusuf Gunco, Jamaluddin Rustam, Adnan Buyung Azis, Abdul Azis, Zulkifli Hasanuddin, Mursalim Jalil dan Akhmad Rianto. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...