Diduga Dari Hutan Lindung, 12 Kubik Kayu Ilegal Diamankan KPHL

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, POLMAN — Petugas Kawasan Pengelolaan Hutan Lindung ( KPHL) UPTD Kabupaten Polman Sulbar mengamankan ratusan lembar kayu jenis cempaka atau uru asal Kabupaten Mamuju. Kayu yang diangkut dengan menggunakan truk ini diduga diambil secara ilegal dari kawasan hutan lindung, terlebih isi dokumen tak sesuai dengan fakta yang ditemukan.

Rencananya, ratusan lembar kayu dalam dokumen milik UD Rimba Jaya asal Mamuju tersebut akan diangkut ke Kabupaten Tana Toraja (Toraja) . Penyidik Dinas Kehutanan Provinsi Sulbar Nurdin Saleh menuturkan, ratusan lembar kayu jenis cempaka sudah dalam bentuk papan itu sebanyak 12 kubik.

Kayu diamankan di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kecamatan Binuang atau pos Penjagaan Polisi Kehutanan ( Polhut), Jumat 22 Juni, lalu. Barang bukti telah diamankan di Kantor UPTD KPHL Mapilli.

“Petugas telah menahan truk beserta isinya, lantaran diduga dokumen yang dibawa oleh supir tersebut tidak sesuai dengan apa yang dimuatnya. Makanya petugas untuk sementara waktu menahannya sambil menunggu petugas melakukan lacak balak dimana tempat lokasi pengambilan kayu. Lacak balak kita tidak bisa pastikan  dari mana kayu tersebut berasal, apa dari kawasan hutan lindung atau milik masyarakat,”terang

Nurdin Saleh. Ditambahkannya, jika setelah diselidiki lantas kayu tersebut berasal dari hutan maka ranahnya ke pidana sedangkan apa bila kayu itu luar kawasan, maka denda secara administrasi.(win)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...