Fatma Diduga Lakukan Politik Uang, DoaMu: Ini Masif Dilakukan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SIDRAP — Dugaan politik uang kian marak jelang pencoblosan. Senin malam (25/6/2018) warga menangkap pelaku politik uang di Dusun II Pujo Desa Bulucenrana Kecamatan Pitu Riawa.

Warga setempat menangkap sejumlah pelaku politik uang. Pelaku diduga membagikan uang kepada warga agar mencoblos paslon nomor 1 di Pilkada Sidrap, Fatmawati Rusdi-Abdul Majid (FatMa) dan paslon nomor 1 di pilgub, Nurdin Halid-Aziz Qahhar (NH-Aziz).

Tim Hukum Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DoaMu), Alimuddin mengatakan pihaknya sudah melaporkan kasus ini ke Panwas setempat. Dia menuturkan pelakunya dua warga setempat. Dengan membagikan Rp100 ribu dengan syarat kartu keluarga (KK).

“Ini kami duga sudah dilakukan masif. Selain bukti beberapa kartu keluarga, juga ada uang tunai nominal Rp100 ribu sebanyak 7 lembar,” ungkapnya, Selasa (26/6/2018).

Pihaknya pun berharap Panwaslu bisa mendalami kasus ini karena dinilai merugikan paslonnya. Kata dia, kandidat mestinya bertarung dengan fair bukan dengan berbuat kecurangan termasuk dengan politik uang.

“Tadi malam laporan sudah diterima Panwascam Pitu Riawa. Sisa menunggu prosesnya,” bebernya.

Terpisah, Ketua Panwaslu Sidrap, Muhardin saat dihubungi mengaku laporan warga sudah diproses. Pihaknya sementara mendalami dengan melakukan klarifikasi kepada pelapor, saksi dan terlapor.

“Semuanya masih sebatas dugaan. Beberapa orang sudah kami mintai keterangan. Belum ada kesimpulan,” terangnya.(fik)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...