Ketum MUI: Pilihlah yang Amanah!

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, mengimbau agar masyarakat menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin yang amanah dalam pilkada serentak di 171 daerah, Rabu (26/6).

“Pilihlah pemimpin yang amanah. Buat umat Islam, pilih pemimpin di daerah yang akan melaksanakan tugas untuk menjaga nilai-nilai agama,” ujar Kiai Ma’ruf, Selasa (26/6).

Dia berharap, pilkada serentak tidak menjadi ancaman buat persatuan NKRI. “Pilihan boleh berbeda tetapi semangat persatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa harus tetap terpelihara dan terjaga,” pungkas Kiai Ma’ruf.

Berikut di bawah ini lima imbauan dari Kiai Ma’ruf.

5 Imbauan Ketum MUI jelang Pilkada Serentak 2018:

1. Kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam untuk menggunakan hak konstitusionalnya dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan dengan niat yang ihlas karena semata untuk melaksanakan ibadah. Pilkada hakekatnya merupakan ikhtiar untuk memilih pemimpin di daerah yang akan melaksanakan tugas untuk menjaga nilai-nilai agama dan untuk membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

2. Menghormati dan menghargai perbedaan pilihan dengan sikap rendah hati, toleransi dan saling memuliakan. Harus mendahulukan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok dan golongan. Menjunjung tinggi semangat persaudaraan, baik persaudaraan keislaman (ukhuwah Islamiyyah), maupun persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathoniyyah)

3. Meminta kepada pasangan calon, partai politik, dan tim sukses untuk menjauhkan diri dari praktik politik kotor seperti kampanye hitam, menyebarkan berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, fitnah, adu domba dan politik uang.

4. Kepada tokoh agama dan aparat keamanan diimbau untuk ikut serta membantu menciptakan suasana yang kondusif, aman, damai dan tenang, agar masyarakat dapat menggunakan hak konstitusionalnya dengan pertimbangan yang sehat, jernih dan rasional dan dengan penuh rasa kegembiraan tanpa ada tekanan, intimidasi dan paksaan.

5. Meminta kepada seluruh masyarakat untuk dapat menerima hasil Pilkada tahun 2018 dengan sabar, lapang dada dan tawakkal. Siapa pun yang terpilih adalah putra terbaik bangsa Indonesia.

(fajar/jpnn)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...