Pimpinan DPR Berharap Teror KKSB di Papua Tak Ganggu Pilkada

Selasa, 26 Juni 2018 - 16:47 WIB
ilustrasi tni di papua. (foto: dok jpg/jpnncom)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap serangan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua dengan menembaki pesawat pembawa logistik dan pasukan pengamanan di Kabupaten Nduga, tidak mengganggu jalannya proses Pilkada serentak 2018 di Papua. Ia meminta pengamanan di Papua jelang Pilkada ini dapat diperkuat.

“Kita belum tahu motif dari kelompok itu. Tapi dengan adanya insiden penembakan pesawat yang membawa logistik Pilkada itu, bahkan sampai dua kali, ini membuat kondisi menjadi mencekam. Kita harapkan tidak mengganggu jalannya Pilkada yang akan digelar besok,” kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Taufik menambahkan, untuk logistik yang masih tertahan di Bandara Kenyam, dan belum didistribusikan, dapat segera disebar ke seluruh distrik di Kabupaten Nduga. Ia berharap, dengan adanya penguatan pengamanan dari Polda maupun TNI, diharapkan membuat suasana menjadi kondusif, dan masyarakat Papua dapat menyalurkan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah tempat tinggalnya.

“Kita mendorong, pelaku penembakan ini dapat ditangkap, sehingga tak ada lagi teror-teror yang meresahkan, khususnya di wilayah Papua. Dan besok, masyarakat dapat memberikan suaranya di TPS-TPS tanpa ada rasa takut dan gelisah akibat teror itu. Kita berharap, Pilkada di Papua, dan seluruh Indonesia dapat berjalan lancar,” harap Waketum PAN itu.

Situasi di Distrik Kenyam Kabupaten Nduga, Papua sempat mencekam pasca-penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap pesawat Trigana Air yang mengangkut logistik pilkada dan belasan anggota Brimob, Senin (25/6/2018) kemarin.

Kelompok tersebut juga membuat kekacauan dengan menembaki dan membacok warga di sekitar Bandara Kenyam. Akibatnya tiga orang tewas dalam peristiwa tersebut. Penembakan terjadi saat pesawat yang mengangkut logistik Pilkada dan personel Brimob itu baru saja mendarat di Bandara Kenyam, Nduga, Papua. (Hms/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.