Wakapolda Sulsel: Brigadir Hingga Perwira, Banyak yang Tak Netral

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sejumlah kasus ketidaknetralan anggota polri dalam pemilihan kepala daerah kian mencuat. Khusus di wilayah Sulsel sendiri, banyak laporan mengenai keterlibatan anggota polri mendukung salah satu paslon.

Terkait hal tersebut, Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Risyapudin Nursin mengungkapkan bahwa banyak anggota kepolisian yang tidak netral dalam pilkada. Dan untuk sementara sudah ditangani propam.

“Sudah ditangani propam, karena propam harus menjamin personil yang betul terindikasi,”ujarnya saat ditemui di kantor KPU Makassar, Selasa (26/6/18).

Meski telah banyak laporan mengenai ketidaknetralan anggota polri, namun pihaknya enggan memberitahukan berapa jumlah anggota kepolisian yang terlibat dalam pilkada.

“Ada banyak laporan dari masyarakat, via WhatsApp, ataupun laporan resmi. Terkait dengan masalah ini kita perlu lidik dan dalami dulu sampai sejauh mana ketidaknetralan personil terhadap masing masing pasangan calon,”terangnya.

Berdasarkan laporan tersebut, anggota polri yang terlibat dalam pilkada serentak mulai dari berpangkat brigadir hingga perwira menengah. Namun ia juga menjamin kenetralan polri dalam pilkada, meski lembaga itu bersentuhan langsung dengan masyarakat. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...