Gara-gara Masalah Lahan Nyawa Edy Hampir Melayang


FAJAR.CO.ID, GUNUNG TABUR – Diduga gara-gara permasalahan lahan, Edy Yasin (40) warga Sembakungan, menjadi korban penganiayaan berat di areal perkebunan PT. Satu Sembilan Delapan (SSD) Sambarata, Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, sekitar pukul 10.00 Wita Senin (25/6) kemarin.Dari informasi yang dihimpun Berau Post, kejadian ini bermula saat korban memanggil pelaku berinisial Ao guna menyelesaikan permasalahan tumpang tindih lahan, secara baik-baik. Namun, tiba-tiba pelaku yang datang langsung melakukan penyerangan tehadap korban.Lebih lanjut saat kejadian pelaku sempat hendak memukul korban dengan menggunakan kayu namun sempat dihalangi oleh saksi yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tidak berhenti disitu, pelaku yang tersulut emosi langsung mengeluarkan sebilah parang dan menimpas korban dari belakang. Sehingga korban mengalami luka cukup serius dibagian kepala belakang serta punggung.Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kapolsek Gunung Tabur Iptu Ning Tyas membenarkan bahwa telah terjadi penimpasan di Sambarata. “Anggota kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya kepada Berau Post Senin (25/6) malam.Lanjutnya, pasca kejadian tersebut korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai untuk mendapatkan perawatan medis.Dari informasi terakhir malam tadi, pelaku sudah berhasil diringkus oleh petugas Polsek Gunung Tabur. Namun, Kapolsek Gunung Tabur Iptu Ning Tyas baru bisa memberikan keterangan lebih lanjut hari ini (27/6).”Masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik, besok (hari ini, Red.) untuk lebih jelasnya ya,” pungkasnya.(*/oke/app)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...