Jejak Pilgub Sulsel NA-ASS, dari Jalan Terjal Berujung Unggul Telak


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Hari Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan telah terlewati. Hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman di posisi teratas. Unggul telak atas tiga pesaingnya.Perjalanan Nurdin Abdullah merebut kursi nomor satu di Sulawesi Selatan bisa dibilang berawal terjal. Mulanya dirundung kabar “perceraian” dengan calon pasangannya, Tanribali Lamo, hingga koalisi parpol pengusung yang sempat retak.Sukses memimpin Kabupaten Bantaeng membuat pria kelahiran Parepare, 7 Februari 1963 ingin naik kelas.Pada 20 Januari 2017, Nurdin Abdullah mendeklarasikan akan maju Pilgub Sulsel dengan mengandeng Tanribali Lamo sebagai wakilnya. Namun, seiring berjalannya waktu, pasangan tersebut kesusahan mendapat partai pengusung.Isu perpecahan mulai terlihat dari pasangan itu. Puncaknya, tanggal 22 Oktober 2018, pria yang akrab disapa NA itu mengambil keputusan mengejutkan.Alumni Pertanian dan Kehutanan Unhas itu mengganti pasangan atau calon wakilnya, dari Tanribali Lamo ke Andi Sudirman Sulaiman.Usai menggandeng adik dari Mantan Menteri Pertanian itu, NA pun mendapat partai pengusung.Diusung tiga partai besar PKS, PAN dan PDIP pasangan bertageline Prof Andalan itu mulai menyedot perhatian. Terkenal sebagai pemimpin yang punya kerja nyata, ektabilitas Prof Andalan mengungguli tiga calon lainnya.Tingginya ekstabilitas Prof Andalan membuat pasangan ini banyak diserang dengan berita miring. Mulai dari pasangan cukong hingga pasangan pembohong.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar