Masalah Sepele, Mantan Kades di Bone diamankan Polisi, Ini Kasusnya…

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Ada saja yang dilakukan mantan Kepala Desa Mappatoba, Abdul Muis. Gara-gara hal sepele dirinya harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Niat Abdul Muis mencoblos di TPSnya justru berujung pada kericuhan, Rabu, 27 Juni.Semula, tak ada yang salah dalam proses pemungutan suara di TPS Desa Salomekko. Lelaki tua itu sudah mencoblos surat suara sesuai dengan pilihannya. Pun, memasukkan kertas suara itu ke dalam kotaknya. Masalah baru muncul saat ia hendak mengambil cap tinta sebagai bukti hak pilihnya sudah lunas.

Jarinya masuk ke dalam botol tinta tak langsung dikeluarkan. Ia justru mengocok-ngocok tinta dengan jarinya. Saking kerasnya, tinta sampai berhamburan keluar dan mengotori TPS.

“Iya (bukan karena kesengajaan). Menurut pengakuan pelaku seperti itu. Jadi, tidak mengganggu proses pencoblosan disana,” ungkap Komisioner Panwaslu Bone, Muhammad Alwi.

Kendati demikian, hal itu sampai menarik perhatian para panwaslu kabupaten. Alwi sampai rela mengecek situasi tersebut untuk mengetahui kebenarannya.

Pasalnya, berdasarkan laporan anggotanya, lelaki tua itu dinilai sudah membuat gaduh TPS. “Sekarang beliau sudah diurus sama Polsek (Salomekko, red). Mungkin diberi sedikit pembinaan. Intinya, proses Pilkada di Bone bisa dibilang berjalan lancar,” tandasnya lagi. (mam)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...