Sungai yang Dulu Jernih Sekarang Tambah Parah


FAJAR.CO.ID, SANGATTA- Sungai Sangatta kian parah. Tak terurus. Sampah Berserakan di mana-mana. Mulai dari sampah sayuran, kresek, plastik, maupun kayu. Sampah terlihat memenuhi sungai. Di tengah, bibir sungai, hingga di kolong-kolong rumah.Penyebabnya, warga membuang sampah ke sungai. Meskipun, UPT Kebersihan sudah menyediakan tong sampah. Membuang sampah di sungai seakan menjadi budaya. Warga tak malu lagi membuang sampah ke sungai.Akibatnya, sungai kotor. Tercemar. Hal ini terbukti, dari hasil penelitian yang sempat di rilis oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang sekarang berubah menjadi Dinas Lingkungan Hidup (DLH), beberapa tahun lalu. Kemungkinan, saat ini semakin parah.Melihat hal ini, warga yang masih mengandalkan air sungai mengeluh. Pasalnya, air sungai saat ini terbilang kotor. Tak bersih lagi seperti dahulu.”Lihat saja sendiri. Sungai dipenuhi sampah. Sekarang sampah di mana-mana. Sebagian warga membuang sampah ke sungai,” ujar Erin warga sekitar sungai.Meskipun begitu, belum terlihat tindakan dari pemerintah. Baik memberikan saksi, maupun memasang himbauan larangan membuang sampah di kawasan sungai. Jika demikian, warga semakin bebas. Leluasa membuang sampah ke sungai.”Seharusnya ada tindakan dari pemerintah. Kan sudah ada aturannya juga. Kalau buang sampah sembarangan, apalagi di sungai, berikan sanksi tegas. Kalau tidak, maka akan semakin menjadi,” katanya.Jikapun bukan kewenangan kabupaten, Pemkab Kutim, dapat meminta ataupun memberikan teguran kepada Pemprov Kaltim. Karena warga Kutim, yang menjadi korban.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar