Kasus Fee Dana Kecamatan Diambil Alih Mabes Polri

Jumat, 29 Juni 2018 12:45

Ilustrasi-Korupsi-

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dugaan korupsi pemotongan untuk fee 30 persen dana kegiatan sosialisasi kecamatan tahun 2017 di lingkup Pemkot Makassar, kini bergulir di Mabes Polri. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel telah menyerahkan penanganan kasusnya.Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, membenarkan hal itu ketika dihubungi, kemarin. ”Kasusnya sudah diambil alih Mabes Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut. Hal itu dilakukan atas permintaan dari Mabes Polri,” ujar Yudhiawan.Dengan diambialihnya penanganan perkara ini, Polda Sulsel menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut ke pihak penyidik Bareskrim Mabes Polri. Sejak bergulirnya penyidikan kasus ini di Polda Sulsel, penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Bareskrim Mabes Polri belum menetapkan satu orang pun sebagai tersangka.Penyidik juga belum memastikan jumlah kerugian negara dalam kasus ini.Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dikucurkan tiap tahun di seluruh kecamatan. Dalam perjalanannya, dana tersebut diduga dipotong hingga 30 persen.Dalam perkara ini, penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel telah memeriksa dan memanggil 24 orang saksi untuk dimintai keterangannya. Termasuk Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. (mat/rus)

Bagikan berita ini:
10
2
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar