Tiba-tiba Ada Janin Menyembul dari Lubang WC

Jumat, 29 Juni 2018 - 05:44 WIB

FAJAR.CO.ID- AIR mata Titi Sunarti (21) tidak terbendung saat menapaki ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Senin (25/6). Di tangan kirinya melingkar borgol yang menyatu dengan tangan kanan kekasihnya, Eggy Rakhmat Fahrezi (21).

Sejoli itu menjadi terdakwa dalam kasus aborsi yang terungkap di pengujung Desember 2017. Dua hari lalu merupakan sidang yang kedua dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda menghadirkan Syamsul Alkamar (47), penjaga indekos yang dihuni Titi.

Pria dengan kaus Polo shirt itu duduk di depan majelis hakim yang diketuai Rustam, didampingi Lucius Sunarno dan Budi Susanto sebagai hakim anggota. Sedangkan kedua terdakwa didampingi penasihat hukumnya, Roy Hendaryanto dan Rudi Pasaribu.

Terdakwa Titi tampak sesekali mengusap air mata, sedangkan Eggy hanya terdiam. Kepada majelis hakim, saksi Syamsul mengaku saat itu dirinya sedang berada di depan indekos sekira pukul 18.00 Wita.

Hujan deras membuatnya khawatir. Pasalnya, indekos yang berada di Jalan Pramuka 17 tersebut acap kali banjir. Bangunan tiga lantai tersebut, dua di antaranya adalah indekos putri. Syamsul tinggal di lantai paling atas bersama istrinya. Kamar Titi terletak di lantai dua, tak jauh dari dapur.

Saat itu, lanjut dia, kamar yang berada tepat di bawah kamar Titi sedang direnovasi dan tak berpenghuni lebih kurang tiga bulan. Ketika Syamsul hendak memeriksa kamar yang sedang direnovasi, dia melihat septic tank meluap dan memuntahkan isinya lewat kloset. Dia pun menyadari ada sesuatu yang janggal. “Saya melihat ada seperti bayi saat itu,” tuturnya.

Dia lantas bergegas menghampiri istrinya yang berada di lantai tiga, menyampaikan bahwa ada mayat bayi di lantai satu. Tapi sang istri tidak langsung percaya. “Enggak mungkin, paling hanya boneka,” kata Syamsul menirukan ucapan istrinya.

Mereka berdua pun langsung turun dan benar apa yang dikatakan Syamsul. Janin hasil aborsi itu menyembul dari dalam kloset. Syamsul yang sempat panik, kemudian menghubungi polisi.

Tak lama berselang polisi datang dan menelusuri saluran air di kloset tersebut. Ternyata kloset itu terhubung ke lantai dua, tepat di kamar Titi. Beberapa jam sebelumnya, Titi pamit kepada Syamsul. “Dia bilang mau Natalan ke tempat temannya,” ujarnya.

Polisi akhirnya meminta kunci serep untuk memeriksa kamar Titi. Tak lama pemilik kamar itu datang dan langsung diinterogasi petugas. Titi akhirnya mengakui bahwa yang ditemukan Syamsul adalah janinnya.

Dari kamar tersebut polisi menemukan beberapa pil yang dikonsumsi Titi untuk menggugurkan kandungannya, celana dalam, dan juga selimut berlumur darah. Titi mengaku tega menggugurkan bayi hasil hubungan gelapnya dengan Eggy karena malu dan masih ingin melanjutkan kuliah yang sudah masuk semester akhir.

Sementara itu, Roy Hendaryanto, penasihat hukum terdakwa, sempat menyoal saluran pipa pembuangan hingga bayi itu menyembul di kloset lantai satu. Dijelaskan Syamsul bahwa posisi kamar Titi sejajar dengan kamar yang direnovasi, sehingga saluran pembuangan menjadi satu.

Di mata Syamsul, Titi dikenalnya sebagai sosok yang baik. Dari awal kuliah, Titi tinggal di indekos itu dan selalu pamit kalau mau keluar. “Kalau pacarnya datang ke indekos, paling hanya sampai depan pagar,” jelasnya.

Titi membenarkan semua keterangan Syamsul. Perempuan berkulit putih tersebut menerangkan bahwa dirinya menenggak pil penggugur kandungan yang didapatinya secara online sejak (23/12). Dua hari berselang, dia merasakan sakit pada perut dan saat akan buang air kecil, bersamaan janin yang dikandungnya sekitar lima bulan ikut keluar.

Titi lantas menyiram hingga janinnya tenggelam, dan ternyata keluar di kloset lantai satu. Titi dan Eggy menjalin hubungan sejak 2016 dan diakui sudah sering melakukan hubungan badan, hingga akhirnya Titi hamil.

Kala itu, Eggy yang tidak memiliki pekerjaan siap bertanggung jawab. Namun, Titi belum sanggup menerima kenyataan bahwa dirinya mengandung. Dia pun memilih jalan pintas menggugurkan kandungannya.

Hingga usai persidangan, air mata Titi terus meleleh di pipinya. Sidang kasus itu akan dilanjutkan pekan depan, masih dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. (*/iks/kri/k9)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.