Canggih! Sarung Tangan Buatan Mahasiswa UGM ini Bisa Terjahkan Bahasa

[caption id="" align="alignnone" width="400"]INOVASi: Faturahman Yudanto mengenakan sarung tangan yang digunakan untuk menerjemahkan bahasa isyarat. Dia bekerja sama dengan lely Monalisa (kiri) dan Nindi Kusuma. Faturahman Yudanto mengenakan sarung tangan yang digunakan untuk menerjemahkan bahasa isyarat. Dia bekerja sama dengan lely Monalisa (kiri) dan Nindi Kusuma. (JAUHARI WAWAN S/RADAR JOGJA)[/caption]

 

FAJAR.CO.ID, JALARTA- Tak banyak orang yang paham dengan bahasa isyarat. Hal itu seolah menjadi gap untuk ber­komunikasi dengan penyandang disabilitas pendengaran.

Berangkat dari hal itu, sekelompok mahasiswa UGM DIJ mengem­bangkan suatu alat yang digunakan untuk menerjemahkan bahasa isyarat. ”Kami memberi nama Sign Language Translator Synchronously (SIGNLY),” kata Nindi Kusuma Ningrum, Jumat.

Hal ini berupa sarung tangan yang dapat menerjemah­kan bahasa isyarat ke bahasa verbal dan tulis. Nindi menjelas­kan, sarung tangan ini mengambil bahasa isyarat dari American Sign Language, Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo), dan masukan­masukan baru menggunakan kombinasi lima jari tangan kanan.

Perangkat yang baru dikembangkan ini terdiri dari komponen utama berupa sarung tangan, smartphone, dan komputer. Dalam sarung tangan tersebut terpasang flek sensor yang berfungsi untuk mendeteksi gerakan dan posisi jari tangan.

Cara kerja alat ini dengan meng­gerakkan jari, kemudian informasi yang diterima nantinya akan di­tampilkan di layar smartphone ataupun komputer berupa huruf.

”Namun karena keterbatasan waktu, hingga saat ini baru bisa sampai abjad E saja,” bebernya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi M1


Comment

Loading...