Ibu Dua Anak itu Gantung Diri Pakai Tali Perban

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TANJUNG SELOR – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Dini Hendriyani (44), ditemukan tewas tergantung tali perban di dalam kamar rumah yang beralamat di Jalan Durian, RT 096, RW 036, Kecamatan Tanjung Selor Hilir, Rabu (27/6) pukul 22.00 Wita.

Sebelum peristiwa itu terjadi, korban sempat meminta maaf kepada kedua anaknya yang bernama Andrea Daffa Meidihassya (16) dan Azra Vanya Septihassya (13). Tidak hanya itu, bahkan sebelum mengakhiri hidupnya, korban juga sempat membuatkan segelas kopi untuk suami yang bernama Arfiandi Meidiansyah.

“Tapi kedua anaknya tidak mencurigai kalau ibunya akan mengakhiri hidupnya,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kaur Bin Opsnal Iptu Jariaman Samosir kepada Radar Kaltara, Kamis (28/6).

Apalagi korban ini memberitahu kepada kedua anaknya akan mengurus kucing kesayangan yang di dalam kamar lantai dua. Namun setelah menunggu beberapa menit, korban tidak juga keluar dari kamar. Akhirnya anaknya yang bernama Azra Vanya Septihassya mengecek kamar tersebut.

“Tapi kamar itu dalam kondisi terkunci, setelah itu anaknya memberitahu kepada ayahnya dan berteriak memanggil korban. Tapi tidak ada jawaban,” ujarnya.

Setelah itu, suami korban meminta kepada anaknya untuk mengambil kunci inggris untuk membongkar pintu kamar tersebut. Setelah terbuka, suami korban sangat terkejut melihat kondisi istrinya sudah terbujur kaku dengan seutai tali perban menggangtung leher korban. “Suami korban langsung memotong tali dan memerika kondisi korban, tapi sudah tidak bisa terselamatkan,” ungkapnya.

Untuk penyebab korban nekad mengakhiri hidupnya, pihaknya belum dapat memastikan. Dari dugaan sementara, murni aksi bunuh diri. “Kita sudah lakukan visum, tapi tidak ada ditemukan adanya kekerasan pada korban,” kata Samosir.

Sedangkan untuk pemanggilan saksi hanya sebatas interogasi singkat kepada keluarga terdekat. Sedangkan untuk pemanggilan suami korban, sejauh ini belum dilakukan. Sebab pihak keluarga masih fokus untuk mengurus jenazah korban.

“Jadi kita belum lakukan pemanggilan, tapi nanti tetap kita akan panggil untuk mendalami kasus ini. Untuk saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Banjarmsin untuk dikebumikan,” pungkasnya. (*/jai/omg/eza)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...