Sulsel Paling Tinggi Kasus Money Politic di Indonesia, Ini Daerahnya….

Minggu, 1 Juli 2018 06:56

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah selesai dilakukan secara serentak se Indonesia. Untuk saat ini, sisa menunggu putusan dan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kandidat yang berhasil meraih suara terbanyak dan layak menjadi pemimpin lima tahun kedepan.Di Sulsel sendiri, terdapat 12 daerah yang menyelenggarakan Pilkada sekaligus Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel. Namun, dengan usainya pemilihan bukan berarti masalah pelanggaran yang terjadi selama tahapan hilang begitu saja.Terkait hal itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Laode Arumahi mengatakan perihal adanya delapan aduan mengenai money politics mengaku belum mengetahuinya. Hanya saja, kata dia, ada tiga daerah yang diketahui tengah memproses pelanggaran money politics.“Belum di Bawaslu, ada di Pinrang, tapi sudah berproses. Yang saya tau di Pinrang dan di Sidrap yang sementara di Proses. Di Kota Parepare juga ada, di Parepare itu juga sudah mau masuk pengadilan,” kata Laode.Laode menegaskan, pelanggaran money politics dapat menjerat siapa saja dan kapan saja selama itu masih dalam tahapan Pilkada. Bahkan, kata dia, sekalipun pelaku money politics adalah kandidat yang kalah dalam Pilkada.

Bagikan berita ini:
1
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar