Pencuri Gawai Diringkus Polisi, Satu Temannya Masih Buron, Ini Identitasnya…

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Muh Yusuf (17), warga Jalan Kandea, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala diringkus personel Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel, Minggu (1/7) pukul 01.30 Wita. Ia diamankan usai mencuri gawai di wilayah hukum Polsek Tamalanrea.

Korban mengadu ke polisi dengan nomor: LP/741/VI/2018/SPK/Restabes Makassar/Sek Tamalanrea. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti.Timsus yang dipimpin Aiptu Iqbal Kosman melakukan penyelidikan. Hasilnya, identitas pelaku dikantongi. Namanya Muh Yusuf. Keberadaannya pun terdeteksi. Ia tengah berada di kediamannya Jalan Sembilan.

Petugas pun langsung bergerak ke lokasi. Muh Yusuf tak berkutik saat diciduk. Darinya diamankan barang bukti satu unit gawai merek Oppo. Selanjutnya digiring ke markas Timsus Polda Sulsel guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Di depan polisi, ia mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di wilayah hukum Polsek Tamalanrea. Di sana pelaku mencuri gawai milik korbannya.Muh Yusuf tak sendirian. Melainkan ditemani seorang rekannya, yang juga disebutkan identitasnya.”Saya ditemani Rijal. Tinggal di Maccini Gusung. Kami berboncengan motor Honda Scoopy,” ujarnya.

Dari atas kendaraan roda dua warna merah, pelaku melihat seorang pengendara sepeda motor lainnya. Ia menaruh gawai miliknya di lubang kap bagian depan. Yusuf dan Rijal kemudian memepet motor korban. Selanjutnya menjarah gawai. Setelah itu langsung kabur.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengaku telah menerima informasi dari timsus soal penangkapan seorang pelaku tindak pidana pencurian.

”Tersangka sudah diserahkan Timsus Polda ke Polsek Tamalarea. Sementara satu rekannya yang sudah dikantongi identitasnya masih dalam pengejaran. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. Ia bersama rekannya yang masih buron mengambil gawai korban. Pelaku diringkus di rumahnya Jalan Sembilan,” jelas Dicky. (ish/rus)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : irwan kahir

Comment

Loading...