Ditetapkan Darurat Bencana, Basarnas Bone Terjunkan Seluruh Personel Pantau Banjir di Wajo

Selasa, 3 Juli 2018 - 06:49 WIB

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Hujan terus mengguyur sejumlah wilayah di Sulsel. Beberapa daerah pun terancam terisolasi karena banjir.

Salah satu yang paling parah, Kabupaten Wajo. Untuk itu, tim Basarnas Bone ikut menerjunkan seluruh personelnya ke daerah yang hanya berjarak satu jam perjalanan tersebut. Tak ketinggalan, Kepala Kantor SAR Sulselbar, Amiruddin, ikut turun langsung memantau lokasi rawan banjir itu, Senin, 2 Juli.

Menurut Kepala Basarnas Bone, daerah tersebut sudah menjadi wilayah yang sangat rawan banjir. Statusnya pun tergolong darurat bencana, karena kepungan banjir yang tak surut-surut. Jumlah pengungsi sudah mencapai ratusan orang.

“Pengungsi terus bertambah karena kondisi cuaca yang terus hujan. Makanya, sampai tim dari Makassar juga terjun langsung. Kami ikut membackup beberapa daerah yang terkena banjir,” ujar Sultan, yang timnya memayungi wilayah Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai, hingga Sidrap.

Sementara itu, beberapa wilayah di Kabupaten Bone juga terancam terkena banjir. Menurut Sultan, wilayah Kecamatan Ajangale cukup rawan dengan genangan air. Bisa saja, banjir ikut mengepung sejumlah kecamatan di Bone. (mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.