Awalnya Pamit Buang Air, Aceng Ditemukan Sudah Mengapung


FAJAR.CO.ID, TANJUNG SELOR – Setelah adanya temuan mayat di perkebunan sawit masyarakat di Kilometer 23 Tanjung Selor belum lama ini, kali ini penemuan mayat kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Barat. Seorang pria paro baya ditemukan dalam kondisi mengapung dan tak lagi bernyawa.Dijelaskan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Ps Kasubbag Humas Polres Bulungan Aiptu Tutut Murdayanto, berdasarkan laporan dari Polsek Tanjung Palas Barat bahwa benar adanya penemuan mayat sekira pukul 07.00 Wita, Minggu (1/7).“Benar adanya penemuan mayat di Sungai Kayan, tepatnya di log pond (tempat penyimpanan kayu) milik PT. KPP yang ada di Desa Long Sam, Kecamatan Tanjung Palas Barat,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (1/7).Adapun identitas mayat yang ditemukan mengapung itu kata Tutut, ialah YG alias Aheng yang merupakan seorang pria berumur sekira 68 tahun. Aheng diketahui warga Desa Long Beluah RT 09 Kecamatan Tanjung Palas Barat. “Kegiatan pria ini sehari-hari ialah bertani,” terangnya.Sebelumnya atau pada Jumat (28/6) lalu, pria ini sempat dinyatakan hilang setelah diduga jatuh ke sungai sekira pukul 01.00 Wita. Pasalnya menurut keterangan dari pihak keluarga, Aheng hendak buang air besar di jamban yang ada di sungai.“Setelah ditunggu naik ke daratan, Aheng tidak kunjung naik, setelah diperiksa yang bersangkutan sudah tidak ada di jamban dan akhirnya pihak keluarga menduga Aheng terjatuh ke sungai karena terpeleset dan akhirnya tenggelam,” bebernya.“Memang pada saat kejadian tidak ada saksi mata yang melihat, ini keterangan yang ada dari pihak keluarga,” timpalnya.Hal tersebut bisa saja terjadi mengingat yang bersangkutan juga dalam kondisi sakit-sakitan dan baru saja keluar dari rumah sakit. Karena tak kunjung pulang, pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan ke pihak kepolisian dan dilakukan pencarian bersama masyarakat. “Alhasil korban berhasil ditemukan hari ini (kemarin, Red),” sebutnya.Lebih lanjut dikatakan Tutut, polsek setempat juga sudah mendatangi tempat penemuan mayat dan telah melakukan visum luar terhadap korban oleh dokter yang ada di Puskesmas Tanjung Palas Barat. “Hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga meninggalnya korban diduga kuat murni kecelakaan,” tutupnya.(sny/eza)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar