Bos Miras Oplosan Maut Dimiskinkan, Ini Alasannya

Kamis, 5 Juli 2018 - 15:05 WIB

FAJAR.CO.ID, BANDUNG – Penyidik Polda Jawa Barat menyita sejumlah aset milik tersangka bos minuman keras (miras) Sansudin Simbolo (SS) yang berada di beberapa lokasi salah satunya rumah mewah di Jalan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Kepolisian menyita lima bidang tanah, uang tunai dan kebun kelapa sawit 29 hektar di Sulawesi Selatan milik tersangka SS. Karena tersangka terjerat Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan tersangka telah memproduksi miras oplosan yang dibandrol Rp 20.000 per botol sejak 2010 lalu. Sehingga tersangka memperoleh keuntungan sebesar Rp 168.480.000 dalam satu bulan.

“Kita menyita aset tidak bergerak yaitu lima bidang tanah dan kebun kelapa sawit 29 hektar. Selain itu juga menyita uang tunai Rp 69 juta untuk melengkapi alat bukti,” kata Agung di Palasari, Bandung, Kamis (5/7).

Diketahui tersangka SS tidak memiliki pekerjaan selain memproduksi miras oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung. Sehingga korelasinya pembelian aset tersebut dari hasil keuntungan produksi miras

“Hasil pemeriksaan sebagian uang dibelikan aset-aset itu, jadi ada korelasinya. Pembelian aset dari penjualan miras, karena SS tidak memiliki pekerjaan lain. Jadi inj murni tersangka mencari uang dengan memproduksi miras oplosan,” ujarnya.

Sementara itu, Direskrimsus Polda Jabar, Kombes Samudi mengatakan lima aset yang disita dari tersangka. Hal tersebut agar memberikan efek jera. “Jadi untuk memberika efek jera, kita menyita seluruh kekayaan dari hasil tindak pidana. Jadi kita miskinkan termasuk orang-orang yang menikmati hasil itu,” papar Samudi.

Karena pihak penyidik sudah memastikan bahwa tersangka SS tidak memiliki pekerjaan lain selain memproduksi miras oplosan. “Jadi kami sudah memeriksa keluarganya disebutkan dari situ kita lakukan penyitaan. Aset yang kami sita semua dari tersangka dan keluarga yang pembeliannya dari hasil miras oplosan,” tandasnya. (ona/JPC)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.