Hariz Azhar: Kemenangan Kolom Kosong Bukti Kemarahan Masyarakat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah kelompok masyarakat mendeklarasikan diri sebagai Koalisi Masyarakat Sipil untuk Kolom Kosong di Country Coffee Resto, Kamis (5/7/18).

Direktur Lokataru Foundation, Hariz Azhar menyayangkan survei pilkada kota Makassar yang rilis oleh Mabes Polri. Menurutnya, Mabes Polri harus menjelaskan metode dan urgensi terkait rilis tersebut.

“Jadi bukan semata-mata Wakapolri, tapi Mabes Polri harus menjelaskan kenapa bikin survei, apa urgensinya, dan metode apa yang dipakai, kenapa hasil Appi-Cicu berbeda dengan hasil-hasil yang lain sementara Pemuda Pancasila merilis juga dari hasil pemantauan dan memang hasil pantauan tersebut Appi-Cicu tidak lewat dari 50 persen,”kata Hariz.

Dikatakan Hariz, kemenangan kotak di Pilkada kota Makassar dalam hal tertentu memang ada kaitannya dengan Danny Pomanto. Kata kuncinya keterlibatan tersebut berada di tangan masyarakat.

“Jadi kenapa masyarakat memilih kolom kosong?, karena masyarakat mungkin marah melihat kelakuan dari pihak Appi-Cicu, dan cara-caranya tidak simpatik yang akhirnya mengorbankan Danny Pomanto-Indira Mulyasari,”lanjutnya.

“Jadi kalau Appi-Cicu memang mau mengadili hubungan tersebut, maka adililah rakyat, berani tidak dia berhadapan dengan rakyat, jangan mengkambinghitamkan Danny Pomanto itu menurut saya cara-cara penakut,”tegas Hariz.

Sebelumnya, hasil quick count pilkada kota Makassar oleh beberapa lembaga survei memenangkan kolom kosong dari pasangan Appi-Cicu. Dimana simoatisan kolom kosong atau pendukung Danny Pomanto melakukan sujud syukur.

Dikatakan Hariz, jika hal tersebut menjadi bentuk protes dari pasangan Appi-Cicu, maka cara tersebut bukanlah salah satunya jalan. Jika pasangan Appi-Cicu melaporkan tindakan sujud syukur Danny Pomanto ke Bawaslu, maka perlu ditinjau ulang kecurangan mereka juga.

“Silakan dibuktikan, kalau hanya mau digunakan sebagai indikator seperti sujud syukur itu bukan cara-cara yang terstruktur sistematis dan meluas. Dan kalau dia mau lapor kemana?lapor ke Bawaslu? Pihak-pihak yang menerima laporan tersebut juga harus menindak lanjuti laporan dari kami. Kalau Danny Pomanto dikatakan curang mereka juga curang, maka semua setara dimata hukum,”jelasnya. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...