Jadi Garda Terdepan Negara, Pemerintah Perkuat Peran Camat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-Jadi garda terdepan bangsa, camat tapal batas Indonesia dapat perhatian dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Camat pada perbatasan adalah ujung tombak penangkal ancaman bagi nagara kesatuan Indonesia.

Mewakili, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Sekjend Kemendagri Hadi Prabowo mengatakan Camat di perbatasan memiliki kewenangan lebih dibanding dengan camat didaerah lain. Pasalnya, tidak hanya mengurus soal administasi pemerinrahan, namun camat didaerab perbatasan harus mengerti dan memahami mengenai wilayah terkait perbatasan.

“Hingga kini belum semua camat di perbatasan memahami dengan baik Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (UU Pemda). Pemerintah tengah mempersiapkan aturan-aturan pelaksanaannya sehingga camat bisa memahami secara utuh mengenai pengelolaan wilayah perbatasan Negara. Ditekankan pula bahwa camat di perbatasan Negara fungsinya berbeda dengan camat yang tidak di perbatasan Negara,” kata Hadi saat rapat koordinasi penguatan camat perbatasan di Jakarta, kemarin.

Soal hukum, pemerintah juga menilai Camat tapal batas juga wajib untuk mengetahui bagaimana batas Negara dan kaitannya dengan antisipasi terhadap kerawanan yang ada di pperbatasn. Menurutnya, tingkat kerawanan diwilayah ujung negara sangat tinggi karena wilayah batas negara adalah pintu masuk. “Tingkat kerawanan di perbatasan menyangkut keluar masuknya barang-barang ilegal tanpa membayar bea cukai hingga pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, jumlah Kecamatan yang berada di garda terdepan perbatasan Negara, jumlahnya ada 778 kecamatan. Namun sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015, untuk RPJMN 2015-2019, saat ini pemerintah memberikan prioritas penuh pada 177 Kecamatan dari 13 Provinsi. (yog)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...