Doakan Khofifah-Emil, Ketua PWNU Jatim: Mudah-mudahan Ibu Khofifah Memenuhi Janji-janjinya

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Ketua Dewan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH. Mutawakkil ‘Alallah legowo atas kalahnya pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di Pilkada Jatim 27 Juni lalu.

Mutawakkil mengatakan, kemenangan yang diraih oleh pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak juga menjadi kabar baik bagi keluarga besar Nahdliyyin, sebab, Khofifah-Emil juga kader terbaik yang dimiliki NU.

Mutawakkil juga mendoakan agar Khofifah-Emil bisa menjalankan roda pemerintahan Jawa Timur dengan baik serta bisa mewujudkan seluruh program-programnya.

“Kita syukur walau kalah, toh yang menang juga kader NU. Mudah-mudahan Ibu Khofifah selamat dan memenuhi janji-janjinya kepada umat,” kata Mutawakkil di sela acara halalbihalal dan Penganugerahan NU Jatim Award di kantor PWNU Jatim, Surabaya, Senin, (9/7).

Sekadar diketahui, Khofifah sendiri hingga saat ini masih tercatat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU. Sementara Emil Dardak juga diketahui berasal dari keluarga besar NU. Bahkan, Emil pernah menjabat Ketua Pengurus Cabang Istimewa NU Jepang.

Pengasuh pondok pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo ini berharap, setalah Pilkada ini terjadi rekonsiliasi. Hal ini penting untuk menjaga keutuhan warga Nahdiyin yang sempat beda pilihan pada Pilgub Jatim kali ini.

“Supaya ada konsolidasi dan tidak meretakkan silaturohim dan kebersamaan sesama NU karena,” imbuhnya.

Mutawakkil menambahkan, Jawa Timur merupakan barometer keamanan nasional, sedangkan warga Nahdiyin terbesar ada di Jawa Timur. Mutawakkil khawatir jika NU tidak utuh maka berdampak pada kondusifitas Jawa Timur.

“Kalau tidak kompak, maka NU mudah pecah. Kalau NU Jawa Timur pecah, ini akan merembet kemana-mana. Ketika NU pecah dan tidak solid, maka yang terancam bukan hanya jamiyah tetapi juga NKRI, karena NU ini jimatnya NKRI,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mengesahkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur tingkat provinsi, Minggu, (7/7). Hasilnya, pasangan Khofifah Indar Parawansa- Emil Elestianto Dardak unggul dengan perolehan 53,35 persen atau 10.465.218 suara.

Sementara pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno hanya meraih dukungan sebanyak 46,45 persen atau 9.076.014 suara, sehingga selisih suara hampir mencapai 7 persen. (mkd/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono

Comment

Loading...