Kepsek SDN 99 Kampung Baru Dimutasi, Warga dan Ahli Waris Acam Segel Sekolah, Ini Alasannya….

Senin, 9 Juli 2018 - 10:33 WIB

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Bupati Takalar H. Syamsari Kitta dan Wakil Bupati Takalar H. Ahmad Daeng Serre melakukan perombakan. Tercatat dalam tujuh bulan menjabat  Bupati Takalar H. Syamsari Kitta dan Wakil Bupati Takalar H. Ahmad Daeng Serre sudah tiga kali melakukan mutasi.

Pertama mutasi pada bulan Juni yang dimulai mutasi eselon III A/IIIB, kedua eselon IIB/IIA, dan ketiga 401 Kepsek Sekolah Dasar (Sd) dan Kepala Sekolah menengah pertama (SMP) dan beberapa kepala Puskesmas di Takalar.

Namun, mutasi yang dilakukan orang nomor satu di Kabupaten Takalar itu mendapat protes dari warga terutama pergantian Kepala SDN 99 Kampung Baru  Desa Palalakkang Kecamatan Galesong. Orang tua murid bersama warga serta ahli waris pemilik lahan SDN 99 Kampung Baru tidak setuju Hj.Sarniya yang dimutasi ke sekolah lain dan diturunkan jabatannya sebagai guru bantu.

Mereka mengancam akan menyegel Sekolah Dasar Negeri No.99 Kampung Beru, Desa Palalakkang Kecamatan Galesong, lantaran kesal dan kecewa kepada Pemerintah Kabupaten Takalalar.

Salah satu orang tua murid, Daeng Kanang mengatakan, dirinya sangat tidak setuju ketika Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri No.99 di mutasi ke sekolah lain dan diturunkan sebagai guru bantu.

“Kenapa mesti dipindahkan ke sekolah lain pak bupati dan dijadikan sebagai guru bantu, karena selama ini kami anggap Hj.Sarniya baik kinerjanya sebagai kepala sekolah dan sangat bermasyarakat, ” ungkapnya, Senin (9/7).

Daeng Kanang berharap kepada Bupati Takalar agar tetap menjadikan Hj.Sarniya sebagai Kepala Sekolah di SD Negeri No.99 Kampung Beru.

Hal senada juga diungkapkan Muh Imam Fajar salah warga Pemuda Palalakkang. Anggota Kokam Pemuda Muhammadiyah Takalar menegaskan sangat tidak setuju dan menolak keras atas dimutasinya Hj. Sarniya.

“Karena kita ketahui dimasa jabatannya sangat berjasa kepada masyarakat serta membuat masyarakat bangga atas kinerjanya sebagai kepala sekolah serta disiplin dan ramah kepada masyarakat. Kami selaku pemuda akan melakukan aksi menolak keras kepala sekolah yang baru ketika tidak di indahkan,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.