Menteri PPPA Gandeng Akademisi Perempuan Maju di Pemilu

Selasa, 10 Juli 2018 18:01

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yambise menilai keterlibatan perempuan dalam bidang politik masih kurang peminat, akhir-akhir ini. Padahal potensi yang dimiliki perempuan sangat berpengaruh dalam pembangunan.Menurut Yohana, kurangnya keterlibatan perempuan dalam bidang politik disebabkan karena faktor pesimis. Diantaranya tidak mendapat izin dari suami, dan tidak memiliki cukup uang untuk maju sebagai calon kepala daerah maupun pada pemilihan umum.”Hal ini membuat masalah sehingga bagaimana perempuan lebih banyak susah. Saya mengharapkan 2019 ini presentasenya 30-70 di Pileg nanti. Jadi kami tetap memperhatikan itu dan mendorong perempuan Indonesia untuk maju, bangkit dan tunjukkan potensi mereka,” ungkapnya, Selasa 10 Juli 2018.Yohana mengatakan, dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 86 perempuan yang menjadi kepala daerah. Provinsi saja presentasenya 16 persen dan di kabupaten 14 persen.”Salah satu program yang saya coba jalankan yaitu menggandeng akademisi perempuan dari universitas dalam mendongkrak perempuan ini supaya membantu pemerintah dalam pembangunan,”jelasnya.Untuk diketahui, menteri PPPA Yohana Yambise hadir di Makassar dalam rangka konferensi internasional dan rapat kerja nasional ke-4 Asosiasi Studi Wanita, Gender dan Anak Indonesia (ASWGI), di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin. (sul/fajar)

Bagikan berita ini:
8
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar