Nasrudin Berani Sumpah Mati di Hadapan Hakim – FAJAR –
Kriminal

Nasrudin Berani Sumpah Mati di Hadapan Hakim

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Nasrudin membantah hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepolisan yang ditunjukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan. Akibatnya, sidang tersebut dugaan pembunuhan itu kembali memanas. Pasalnya, membantahnya Nasrudin membuat JPU harus kembali lagi memanggil para saksi agar dapat menemukan titik terang kasus tersebut.

BRIPTU Zainuri yang merupakan penyidik kasus hilangnya nyawa Syarief saat merintis di tambak milik orang tua terdakwa mengatakan, yang ada di BAP sudah benar karena dikerjakan sesuai prosedur penyidikan dan tak ada rekayasa seperti yang dituduhkan terdakwa.

“Apa yang ada di BAP itu semuanya sudah benar pak dan terdakwa sendiri yang menjawab pertanyaan kita dengan mengakui perbutannya. Kami tidak melakukan rekayasa dan kami tidak melakukan intimidasi terhadap terdakwa,” tutur Zainuri.

Suasana semakin panas ketika, Alexander yang merupakan anak buah ayah Nasrudin datang sebagai saksi dan mengaku, telah disuruh oleh ayahnya terdakwa untuk menyamakan keterangan dengan para saksi lainnya dan menyebut korban meninggal karena terkena parang rintisannya sendiri.

“Saya penjaga tambak pak. Sebelum kejadian, kami semua bersama-sama selama 3 hari dengan tenang tanpa adanya masalah. Setelah persiapan panen kami selesai, kami pun berinisiatif untuk merintis tambak dan disitulah korban meninggal,” jelasnya.

“Tidak ada yang tahu penyebab korban meninggal pak, karena tidak ada suara teriakan korban. Hanya sebelum diperiksa oleh polisi, H Cita (Ayah Nasrudin) sempat menelpon saya untuk memberikan keterangan yang sama dengan saksi yang lainnya,” ucap Alexander.

Merasa tersudutkan, Nasrudin yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya pun langsung membela dengan membantah sebagian keterangan saksi verbalisan. Nasrudin menggungkapkan, yang dikatakan parah saksi, sebagiannya tidak benar dan siap disumpah mati.

“Saya dipukuli saat diperiksa oleh penyidik pak dan saya tidak pernah bilang, saya pelakunya karena memang bukan saya. Makanya, saya bilang BAP itu bohong,” ungkapnya. “Keluarga saya juga tidak pernah menghubungi Alexander pak dan saya siap di sumpah mati kalau saya berbohong. Karena saya bukanlah seorang pembunuh seperti yang keluarga korban sangkakan kepada saya,” tukasnya. (*/osa)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!