Indonesia Dipermalukan Malaysia Lewat Adu Penalti

Jumat, 13 Juli 2018 05:24

FAJAR.CO.ID, SIDOARJO – Tim Nasional Indonesia gagal memenuhi ambisi juara Piala AFF U-19 2018. Garuda Nusantara tumbang di hadapan Malaysia lewat drama adu penalti. Usai bermain imbang 1-1, Malaysia memenangkan tos-tosan dengan skor 3-2.Indonesia akan bertemu Thailand pada perebutan peringkat ketiga. Sementara Malaysia berjumpa Myanmar dalam partai final Sabtu (14/7) besok lusa.Pada babak pertama, Indonesia mendapatkan hadiah penalti setelah Saddil Ramdani dilanggar di kotak terlarang pada detik ke-28. Setelah menerima umpan jauh dari Egy Maulana Vikri, Saddil menerobos ke kotak penalti Malaysia. Namun ia dijatuhkan dan wasit langsung menunjuk titik putih. Egy berhasil mengeksekusi penalti itu dengan sempurna. Sepakannya gagal diantisipasi kiper Azri Ghani. Indonesia unggul 1-0.Tim Merah-Putih kembali mendapatkan sebuah peluang pada menit keenam. Lagi-lagi Egy menjadi dalang di balik peluang itu. Umpan pendek ia berikan kepada Witan Sulaeman. Sayang tendangan Witan masih melenceng di kanan gawang Malaysia. Tim lawan lalu merespon dengan tampil lebih agresif. Ada dua peluang dari sepakan jarak jauh. Namun bola bisa diredam kiper M Riyandi.Malaysia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 tepat pada menit ke-14 dari sundulan kapten tim Syaiful Alias. Ia memaksimalkan peluang yang diperoleh dari sepak pojok. Tendangan bebas Saddil pada menit ke-21 hampir mengoyak gawang Malaysia. Apes, bola digagalkan mistar gawang.Kesempatan bagi Indonesia kembali muncul pada menit ke-29. Akan tetapi tendangan on target Egy berhasil dihadang kiper Azri Ghani. Babak pertama berlangsung cukup menarik. Tak hanya saling menyerang, kedua tim sama-sama bermain ngotot dan keras. Belum ada tambahan gol hingga babak pertama menyisakan 10 menit.Walaupun bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia justru bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik. Anak asuh Indra Sjafri mengandalkan bola-bola lambung untuk membangun serangan. Permainan bola pendek cepat yang biasa mereka peragakan, seolah tergerus karena kurangnya kecakapan Indonesia menerobos pertahanan Malaysia. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.Indonesia mendapatkan peluang pertama pada paruh kedua dari free kick Saddil menit ke-47. Namun bola melambung tipis di atas mistar. Indonesia bermain tanpa striker murni setelah Rafli Mursalim digantikan Todd Rivaldo Ferre. Indra Sjafri mendorong Egy sebagai penyerang menggantikan Rafli.Malaysia bermain sangat rapat dan disiplin dalam bertahan pada babak kedua. Mereka menumpuk hampir seluruh pemainnya di kotak pertahanan. Bahkan striker Hadi Fayyadh seolah bertransformasi menjadi bek. Indonesia belum mampu membongkar pertahanan Malaysia hingga 15 menit akhir babak kedua.Kesempatan emas muncul dari tendangan bebas Todd Ferre menit ke-78. Hanya saja bola mengarah tepat ke kiper. Pemain pengganti Hanis Saghara menebar ancaman pada menit ke-90. Sayang tembakannya berhasil diblok kiper Malaysia. Skor imbang 1-1 tak berubah hingga berakhirnya waktu normal. Pertandingan ditentukan dengan adu penalti.Adu PenaltiHal menarik sekaligus memalukan terjadi pada adu penalti. Lampu stadion tiba-tiba padam selama dua menit. Walaupun lampu belum menyala secara sempurna, wasit memutuskan adu penalti tetap berlanjut.Hanya dua penendang Indonesia yang berhasil mencetak gol, yakni Lutfi Kamal dan Todd Ferre. Sedangkan eksekusi Witan Sulaeman ditepis kiper, tendangan Firza Andika melambungn di atas mistar, dan sepakan Hanis Saghara ditangkap penjaga gawang Azri Ghani.Sementara tiga penendang Malaysia sukses mencetak gol. Mereka adalah Shivan Pillay Asokan, Nabil Hakim, Nik Akif Syahiran. Sedangkan sepakan M Zafuan berhasil ditepis kiper Riyandi. Malaysia memenangkan adu penalti dengan skor 3-2 dan lolos ke final. (saf/JPC)

Bagikan berita ini:
4
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar